2016 Jadi Tahun Berat Buat Toyota Thailand

By | February 2, 2017

Bangkok, Unilinkrc.info –  Toyota Motor Thailand (TMT) secara resmi mengumumkan hasil penjualan buat calendar year (CY) 2016, sekaligus proyeksi CY 2017. TMT sudah menyatakan bahwa 2016 yaitu tahun yg berat buat industri otomotif di Thailand secara keseluruhan.

Padahal, pemerintah Thailand juga telah memberikan dorongan, demi menolong merangsang pertumbuhan ekonomi, seperti keputusan buat merestrukturisasi pajak cukai bagi mobil baru, pada akhir tahun lalu. Namun hasilnya masih belum memamerkan adanya efek positif, terhadap daya beli konsumen.

Dari data yg dirilis Toyota Global News Room, penjualan TMT secara keseluruhan di segmen mobil penumpang dan komersial, mencapai 245.087 unit, atau mengalami penurunan 7,90 persen. Di Thailand, ketika ini Toyota berkontribusi 31,90 persen dari total market.

Jika dijabarkan lebih rinci, khusus bagi mobil penumpang perolehannya sebanyak 82.271 unit di 2016, di mana  turun sampai 17,20 persen. Sementara itu, penguasaan pasarnya berada di posisi 31,20 persen.

Kemudian dari kendaraan komersial, terbilang masih cukup kuat bertahan, di mana cuma turun 1,70 persen, dengan  total penjualan 157.816 unit, dengan kontribusi 31,30 persen.

Proyeksi

Memandang positif 2017, TMT mematok target penjualan tahun ini dengan kenaikan secara total mencapai 8,12 persen, dari 245.087 unit (2016) menjadi 265.000 (2017). Pangsa pasar juga diprediksi tumbuh menjadi 33.10 persen dibanding tahun 2016.

Pada segmen mobil penumpang, TMT proyeksikan pertumbuhan sebesar 27,19 persen bagi 2017, dengan total penjualan diharap mencapai 111.000 unit, dari 87.271 unit di 2016, ditambah kontribusi yg ikut naik menjadi 34,80 persen.

Berbeda buat kendaraan komersial, TMT memprediksi pencapaiannya mulai turun 1,78 persen, dari 157.816 unit, menjadi 155.000 unit.

Istimewa Pencapaian 2016 dan proyeksi di 2017 Toyota Motor Thailand.

Sumber: http://otomotif.kompas.com