AHM Mengaku Tak Berniat Menguasai Pasar Motor Indonesia

By | January 14, 2017

Jakarta, Unilinkrc.info – Hasil yg didapat PT Astra Honda Motor (AHM) pada 2016 memang bikin geleng-geleng kepala. Penguasaan pasar motor nasional sebesar 73,8 persen bukanlah satu yg kecil buat diremehkan. Honda di Indonesia telah menjelma sebagai ”merek raksasa” yg menguasai seluruh lini.

Benar-benar telah tidak terkejarkah si Honda? Bisa jadi. Tapi di balik itu, sebenarnya apa yg dikerjakan perusahaan adalah standar, berusaha memenuhi apa yg diminta orang mulai sepeda motor. Kelihatannya dari luar, AHM sangat berambisi menguasai segala segmen.

Baca: Honda Motor Tutup Buku 2016 dengan Dominan

”Kami ini cuma ingin memberikan yg terbaik, bukan menguasai. Kalau pun segala segmen dikuasai Honda, itu kan hasil dari proses panjang yg kalian lakukan,” begitulah tanggapan simpel Direktur Pemasaran AHM Margono Tanuwijaya ketika berbincang dengan Unilinkrc.info, Jumat (13/1/2016).

Pernyataan itu seakan menepis anggapan bahwa AHM adalah raksasa rakus yg ingin memakan segala. Margono menegaskan kembali bahwa perusahaan cuma ingin menjawab keinginan orang. Kalau memang ada segmen di mana orang mau ada produk Honda, perusahaan bersiap memberikannya.

Tahun lalu, AHM berhasil merebut segmen sport dari Yamaha secara kumulatif. Performa ciamik CBR150R dan All New CB150R Streetfire menjadi penggerak kebangkitan Honda di segmen ini. Sementara sang lawan masih belum beranjak dengan V-Ixion lama.

Baca: Pangsa Pasar Honda Indonesia Tertinggi di Dunia

Skutik? Jangan ditanya. Cukup dengan BeAT saja, AHM telah menguasai pasar Skutik nasional. Itu belum ditambah produk-produk laris yang lain jenis Vario 125, Vario 150, bahkan Scoopy yg memenuhi keinginan anak muda. Bebek? Honda masih terlalu kuat dengan Supra X 125 dan Revo Series-nya.

Lalu apa lagi? Margono cuma menyampaikan bahwa lagi-lagi, pihaknya bersiap memenuhi keinginan orang seandainya memang ada segmen yang lain yg ”belum ada” Honda di sana. Trail misalnya, Margono mengakui sedang menyiapkan ke arah sana.

”Yang paling penting, Orang bekerja ini bukan cuma merebut, mempertahankan kan juga berat. Saya rasa (AHM) mulai konsisten dengan apa yg kalian planning-kan. Dari produk, servis, segala mulai improve,” ucap Margono.

Sumber: http://otomotif.kompas.com