Alasan Honda Indonesia Stop Ekspor CBU

By | October 2, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Pabrik Honda Prospect Motor (HPM) di Karawang, Jawa Timur, telah tak lagi mengekspor kendaraan secarat utuh (completely built up). Alasan yg disebut pihak Honda Prospect Motor (HPM) karena prinsipal Honda di Jepang mengatur strategi demikian.

Jonfis Fandy, Marketing and Aftersales Service Director HPM, menjelaskan, Indonesia, India, dan Thailand didaulat sebagai pondasi Honda di Asia. Setiap negara itu direncanakan memproduksi sampai 300.000 unit per tahun.

“Masing-masing harus memberi makan 300.000 unit. Jadi kita harus konsentrasi memenuhi kebutuhan lokal, maka diberikan produk lokal,” ucap Jonfis, di Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Sejak 2014, HPM telah menelurkan tiga model produksi dalam negeri, yakni Mobilio, HR-V, dan BR-V. Sementara itu, produk ekspor CBU satu-satunya dari HPM, Freed, juga dipastikan stop karena HPM telah menghentikan produksi lokalnya sejak Juni.

“Honda tak memberi ekspor CBU karena harus berkonstrasi itu tadi. Kami masih ekspor komponen, transmisi, mesin, dan lain-lain,” ucap Jonfis.

HPM memiliki beberapa pabrik di Kawasan Industri MitraKarawang (KIM), Desa Parungmulya, Karawang, Jawa Barat. Total kapasitas terpasang di beberapa pabrik mencapai 200.000 unit per tahun, pembagiannya 80.000 unit di pabrik pertama dan 120.000 unit di pabrik kedua.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply