Alasan Mercy Belum Ganti Mesin Sprinter

By | November 19, 2016

Nusa Dua, Unilinkrc.info – Mercedes-Benz Sprinter hadir mewarnai segmen kendaraan niaga, khususnya di industri travel pariwisata. Didukung dengan mesin berkapasitas 2.143 cc, Sprinter menawarkan tenaga optimal serta torsi yg berlimpah di kelasnya, yakni 330 Nm.

Meski demikian, mesin tersebut masih mengusung standar emisi gas buang Euro 3, sedangkan di negara asalnya Sprinter telah memakai mesin V6 dengan standar emisi yg lebih tinggi. Lalu apa alasan Mercy belum membawa mesin V6 tersebut ke Indonesia?

“Sprinter yg ini sudah facelift, ada perubahan di eksterior. Untuk mesin masih pakai Euro 3, tetapi memang di Jerman itu telah ada yg Euro 5, bahkan sedang dikembangkan ke Euro 6,” ucap Deputy Director Sales Operation Bus and Vans MBI Adri Budiman, ketika menjelaskan mengenai produk kepada wartawan di Nusa Dua-Bali, Kamis (17/11/2016).

Menurut dia, hingga ketika ini bahan bakar di Indonesia khususnya diesel belum dapat bagi mengimbangi kebutuhan teknologi mesin diesel modern. “Bahan bakar di Indonesia sampai ketika ini cuma bisa sampai Euro 3, jadi belum belum mampu dimasukan,” kata Adri.

Stanly/Unilinkrc.info Mercedes-Benz Sprinter A2, tawarkan kemewahan buat toris Bali.

Meski demikian, Managing Director Commercial Vehicle Mercedes-Benz Distribution Indonesia, Ralf Kraemer, menjelaskan bahwa bila ada permintaan maka dapat juga dipasarkan. 

“Memang ada, bila konsumen menginginkan Sprinter dengan mesin yg lain, kita juga mulai dengarkan dan tak menutup kemungkinan bagi dipasarkan di Indonesia,” ucap Ralf di waktu yg sama.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply