Ban Hilux Mengudara Saat Banting Setir

By | October 28, 2016

Stockholm, Unilinkrc.info – Media yang berasal Swedia, Teknikens Värld, mengungkap generasi baru pikap Toyota Hilux mendapat performa buruk saat diuji memakai metode yg dinamakan “moose test”.

Tes itu menguji kemampuan kendaraan bermanuver dalam keadaan ekstrem sambil membawa beban. Kendaraan dibawa hingga 60 kpj lantas pengemudi membanting setir ke kiri dahulu ke kanan.

Seperti namanya, tes ini menyimulasikan pengemudi ketika menghindari moose/rusa di jalan. Rusa terkadang berukuran sangat besar, jadi menghindarinya butuh usaha maksimal.

Hilux yg diuji membawa beban 830 kg dan memakai ban 18 inci 265/60. Performanya mengkhawatirkan sebab seperti kelihatan pada foto dan video, kedua ban sebelah kanan terangkat.

Pada unit yang lain yg menggunakan pelek 17 inci, hasilnya sedikit lebih baik kendati ban bagian dalam tetap mengudara. Kedua unit uji memiliki traction control. Dijelaskan, masalahnya Hilux tak milik sisten anti-rollover.

Pengetesan bukan hanya dikerjakan bagi Hilux tapi juga para pesaingnya, Ford Ranger, Mitsubishi Triton, Nissan Navara, Volkswagen Amarok, dan Isuzu D-Max. Seluruh pesaingnya tak menunjukan adegan dramatis seperti Hilux.

Temuan Teknikens Värld dilaporkan ke Toyota Swedia. Bengt Dalström, General Manager External Affairs/PR, Toyota Sweden AB menjawab, “ berdasarkan seluruh tes yg dikerjakan ketika pengembangan, kalian yakin diri Toyota Hilux adalah kendaraan yg aman”.

“Anda menginformasikan kepada kita bahwa Toyota Hilux tak sesuai ekspektasi. Kami sangat terkejut atas hasilnya, kita mulai membawa penilaian Anda sangat serius, sama seperti kapasitas kita buat manuver mengelak seserius dalam pengembanagn kendaraan kami,” katanya lagi.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply