Binter Merzy “Lombok Rawit” Terasa Pedas

By | February 27, 2017

Jakarta, Unilinkrc.info – Meski populasinya akan tergusur sepeda motor baru, tetapi ketenaran Kawasaki KZ-200 tetap menjadi legenda para penikmatnya. Bahkan motor yg akrab disapa Binter Merzy ini kerap menjadi buruan buat disulap jadi karya yg tidak kalah saing dengan motor baru.

Contohnya, seperti tunggangan Adib Lutfi yang berasal Pulau Dewata yg dua waktu dulu ikut pamer di ajang Kustomfest 2016. Meski usia Merzy telah menginjak kepala tiga, bukan berarti tak mampu show-off dengan deretan motor kustom lainnya.

Konsep rancang bangung dimulai bersama workshop Low Abang Art Cycle. Dari segala sektor, yg masih benar-benar memakai komponen asli Kawasaki cuma bagian mesinnya saja, sedangkan buat urusan kaki-kaki, rangka, jok, dan tangki telah digarap ulang.

Konsentrasi awal fokus pada pembuatan rangka baru dengan gaya old school tanpa ada ruang suspensi pada bagian belakang. Melihat dari konstruksinya, frame bergaya rigid ini dibuat dari pipa seamless yg memiliki dimensi lebih dari 1 inci dengan ketebalan 2 mm.

Stanly/Unilinkrc.info Kustom Kawasaki KZ-200 Denpasar

Meski sekilas kelihatan simpel, namun proses pembuatan sampai pengaplikasian tak semudah yg dibayangkan. Semua harus persisi, akan dari lekukan tiap sisi, sampai dudukan bagi penyangga mesin, bila tak imbang, otomatis motor pun tak nyaman digunakan.

Selesai urusan rangka, tinggal merapihkan bagian kaki-kaki. Untuk sok depan dipilih memakai limbah GL Pro, sedangkan pelek mengaplikasi ring 21 inci dengan ban Avon 3.00-21. Hasilnya cukup kelihatan proposional, apalagi setelah disematkan sepatbor kustom di bagian belakang.

Stanly/Unilinkrc.info Tangki unik milik motor tempo dulu.

Setelah mesin terpasang, giliran memasang tangki bergaya slim yg yaitu copotan dari motor lawas, yakni Sach Motorcycles. Lalu dilanjutkan dengan model jok kustom ala onthel lengkap dengan spring pada bagian bawahnya.

Tidak sampai itu, dua komponen daur ulang karya seni Low Abang Art Cycle ikut disematkan. Contohnya seperti model throttle yg dibuat dari dua komponen tak terpakai, beserta knalpot kustom dengan bentuk yg unik.

Stanly/Unilinkrc.info Binter Merzy Lombok Rawit gunakan rangka rigid buatan sendiri.

Berangkat dari hal itu akhirnya Binter Merzy ini pun dijuluki Lombok Rawit. Bahkan makin kental saat warna merah pedas dipilih mendominasi bagian rangka dan tangki beserta emblem nyelenehnya.

Sumber: http://otomotif.kompas.com