Bos Honda Sempat Gadai Rumah Bangun Sirkuit Suzuka

By | October 25, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Sirkuit Suzuka di prefektur Mie, Jepang, akan beroperasi pada 1962.Hingga sekarang sirkuit tertua di Jepang yg masih beroperasi ini jadi lokasi langganan diselenggarakannya balapan tingkat dunia. Namun siapa sangka, ternyata sejarah pembangunannya melalui masa-masa sulit.

Febri Ardani/Unilinkrc.info Yoichi Harada, General Manager Driving Safety Promotion Center Honda Motor Co., Ltd

Cerita menarik diungkap oleh Yoichi Harada, General Manager Driving Safety Promotion Center Honda Motor Co., Ltd ketika ditemui di sirkuit Suzuka, Kamis (20/10/2016). Sebelum pembangunan, dia menyampaikan tingginya jumlah kecelakaan dan angka kematian menjadi isu besar di Jepang.

Atas alasan itulah pelopor Honda, Sichiro Honda, menginginkan ada tempat tes khusus, pelatihan olahraga balap dan keselamatan berkendara di Jepang. Harada mengungkap ketika pada era 1950 Honda yaitu bintang di industri otomotif, meskipun begitu secara finansial ukurannya masih kecil.

“Dampaknya tak ada bank yg mau meminjamkan uang. Jadi, co-founder kami, Takeo Fujisawa, Executive Vice President ketika itu, menetapkan menyerahkan rumahnya bagi membangun sirkuit. Perusahaan seharusnya menanamkan modal tapi karena tak punya, makanya hal itu dikerjakan sebagai jaminan,” ucap Harada.

Wikipedia Denah Sirkuit Suzuka di Jepang

Suzuka ketika ini dioperasikan oleh anak perusahaan Honda, Mobilityland Corporation. Sirkuit sepanjang 5,8 km ini memiliki banyak pilihan konfigurasi buat memenuhi berbagai macam balapan.

Febri Ardani/Unilinkrc.info Sirkuit Suzuka di prefektur Mie, Jepang.

Sedikit sejarah kelam, pebalap MotoGP yang berasal Jepang, Daijiro Kato, pernah kecelakaan hingga merenggut nyawanya di Sirkuit Suzuka pada 2003. Sirkuit ini telah empat kali dirombak, terutama menyesuaikan regulasi MotoGP dan Formula 1.

Sirkuit Suzuka pernah menyelenggarakan balapan Suzuka 8 Hours, World Touring Car Championship, NASCAR, Super GT, Super Formula, MJF Superbike, D1 Grand Prix, dan Super Taikyu. 

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply