Carlos Ghosn Dituntut Bertanggung Jawab Soal Skandal Renault

By | March 19, 2017

Paris, Unilinkrc.info – Pengawas penipuan konsumen Perancis mengatakan kepada Jaksa Penuntut Umum, terkait bos Renault Carlos Ghosn, yg harus bertanggung jawab, terkait adanya potensi kecurangan tes emisi diesel yg dikerjakan mereknya, mengutip Reuters, Jumat (17/3/2017) dari sumber peradilan.

Pernyataan tersebut dicantumkan dalam sebuah berkas yg diserahkan November 2016 dulu oleh DGCCRF Anti-Fraud Depatemen Keuangan. Lembaga tersebut mengumumkan adanya “dugaan pelanggaran” hukum Perancis oleh Renault, dan Jaksa Penuntut melakukan investigasi resmi beberapa bulan kemudian.

Saham Renault segera anjlok 3,7 persen, setelah beredar kabar tak sedap ini, Rabu (15/3/2017). Menanggapi kabar ini, pihak Renault berulang kali menyangkal, dan membantah melakukan pelanggaran tersebut. Sampai ketika ini Ghosn masih belum mampu dihubungi pihak Reuters.

Baca juga : Renault Dituduh Berbuat Curang Selama 25 Tahun

Menyusul terkuaknya masalah yg menimpa Volkswagen, dua negara di Eropa akan melakukan investigasi terkait tes emisi. Program uji Prancis, yg diawasi oleh komite investigasi, sejauh ini menuntun mereka buat melakukan tindakan terhadap Renault dan tiga lainnya, PSA Group, Fiat Chrysler dan VW.

Pihak DGCCRF mengatakan, di dalam berita acara pemeriksaan (BAP), disebutkan kalau Carlos Ghosn harus bertanggung jawab terkait pelanggaran ini. Karena tak ada delegasi kekuasaan yg dibentuk Carlos Ghosn, buat mengontrol urusan mesin.

Dalam sebuah penyataan yg dikeluarkan pihak Renault, mereka menyampaikan kalau mesin yg digunakannya masih sesuai dengan hukum Eropa. Namun tetap saja, pihak Jaksa Penuntut Umum Perancis, menyuruh Renault bagi dapat memamerkan pembuktian secara teknis.

Sumber: http://otomotif.kompas.com