Datsun Risers Expedition 2 Angkat Kekayaan Budaya Dan Alam Lampung

By | November 16, 2016

Tiket pesawat Rp 699,000 bayar Rp 600,000 aja! Pergi.com yuk Nissan Motor Indonesia (NMI) berhasil melaksanakan Datsun Risers Expedition (DRE) 2 yg dimulai di kota Bandar Lampung, pada 11 13 November 2016. Ekspedisi ini ingin mempromosikan potensi budaya dan mengeksplorasi kekayaan alam Lampung. Sekaligus membuktikan ketangguhan Datsun GO dan GO+ Panca sebagai mobil LCGC pertama yg melakukan rangkaian ekspedisi keliling Nusantara sejauh belasan ribu kilometer.

Di DRE 2 yg mengeksplor potensi Lampung ini, peserta DRE 2 yg disebut risers berjumlah 12 orang. Beberapa media diundang termasuk Merdeka.com bagi ikut perjalanan DRE 2 ini.

Di DRE 2 Lampung, para risers diajak mengeksplorasi Lampung, teritama potensi wisata alam dan budayanya yg masih original. Sebut saja wisata ecopark Talang Indah di Pringsewu, Taman Purbakala Pugung Raharjo, Desa Wisata Wana, menyusuri Sungai Way Kanan sambil melihat satwa liar, hingga melihat aktivitas gajah-gajah liar di Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur.
Di Way Kambas, para risers terpukau dengan kepintaran gajah-gajah liar yg telah dilatih dengan baik melakukan dua gerakan bagi berinteraksi dengan manusia. Seperti mengalungkan bunga, menari, menendang bola, menarik kereta, dan lain-lain.

Rangkaian kegiatan Datsun Risers Expedition 2 Lampung ini ditutup dengan pesta rakyat bertajuk Datsun Ghering Nyak. Ini sebuah mini festival yg mengangkat seni dan kebudayaan khas Bandar Lampung. Mini festival yg digelar pada 13 November di Lapangan PKOR Way Halim ini menghadirkan tarian, permainan, kuliner, dan musik tradisional khas Bandar Lampung.Seorang risers yg bernama Dwi Oktaviani mengaku senang dan puas dapat mengikuti DRE 2 di Lampung ini. Selain acaranya menarik dengan mengajak risers ke lokasi-lokasi wisata unik khas Lampung, juga sarat muatan pendidikannya dengan memperkenalkan local hero di daerah yg disambangi risers.

“Favorit aku di DSE 2 Lampung adalah ketika mengunjungi Desa Wana, menyusuri sungai Way Kanan ketika senja, dan pastinya naik gajah di Way Kambas. Harus milik mental kuat buat ikut DSE 2 ini, karena destinasinya betul-betul menarik dan menantang,” ujar Dwi yg menjadi risers terbaik 3 di DSE 2 Lampung ini yg dijumpai Merdeka.com di Bandar Lampung, ketika penutupan acara.Christian Gandawinata, Head of Marketing Datsun Indonesia, menerangkan DRE 2 memang lebih menekankan interaksi segera risers dengan masyarakat lokal. Caranya, menghabiskan waktu lebih lama di sesuatu daerah buat mengetahui dan mempelajari kearifan lokal secara mendalam.

Dengan semangat Dream, Access, dan Trust (DAT), Datsun ingin selalu memberikan akses kepada risers bagi mengenal lebih dalam kebudayaan sesuatu daerah, serta mengapresiasi hasil karya pahlawan lokalnya yg berhasil mewujudkan mimpinya.
“DRE 2 hadir bagi mendekatkan Datsun dengan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Lampung. Ini wujud konservasi budaya dan alam kalian bagi mempelajari kearifan lokal di Lampung, sekaligus memberikan edukasi kepada para risers yg terlibat,” ujar Christian.

Eksplorasi wisata alam dan budaya Lampung yaitu kota kedua yg disinggahi DRE 2 sejak dimulai Agustus dahulu dari Banda Aceh. Hingga Maret 2017, DSE 2 mulai berlanjut ke kota-kota lain, seperti Cirebon, Malang, dan Makassar.Baca juga:
Hari ke-2 DSE, Datsun & risers sambangi Pugung Raharjo dan Desa Wana
Ini strategi dan ‘senjata perang’ Datsun Indonesia di 2017
Hari ini, Datsun ajak 12 risers jelajahi potensi Lampung
Penggemar modifikasi mobil Medan ditantang Datsun Indonesia
Daihatsu Sigra segera ungguli penjualan Datsun Go+

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply