Deteksi Rem ABS Sepeda Motor Bermasalah

By | December 6, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Fitur anti-lock braking system (ABS) pada sepeda motor boleh dibilang fitur baru bagi Indonesia. Mulai dikenal dan dinikmati konsumen, meski belum segala sepeda motor di Indonesia yg telah dibekalinya.

Bicara ABS pada motor, statusnya boleh dibilang setara dengan yg ada pada mobil, sebagai fitur keselamatan tambahan. Fungsi teknologi ini mencegah roda mengunci ketika pengereman.

Sehingga, mampu memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan dulu lintas. Lalu, bagaimana mendeteksi kalau ABS mengalami gangguan?

Endro Setiaji, mekanik Honda Jawa Tengah dari AHASS Kurnia Agung Kendal mengatakan, memang mudahnya mendeteksi ABS bermasalah dapat diketahui melalui lampu indikator ABS di speedometer. Namun selain itu, ada juga tanda-tanda yang lain yg mampu dijadikan parameter buat dapat mengetahui kalau ABS mengalami gangguan.

“Jadi sebetulnya, pabrikan telah sangat menolong dengan sensor yg ada. Namun, walaupun ABS tak berfungsi, maka fungsi pengereman mulai berfungsi sesuai pengereman rem standar (tidak berarti rem mulai blong),” ujar Endro kepada Unilinkrc.info, Minggu (4/12/2016).

Agar lebih waspada, kata Endro, perlu diketahui cara kerjanya, sehingga mampu merasakan apabila ABS tak berfungsi. “Secara mekanis fungsi ABS sebetulnya mampu dirasakan, merupakan tuas rem terasa sedikit ‘mantul’ (ada kick back) yg menandakan ABS bekerja. Apabila tak merasakan kick back, mampu langsung di cek ke bengkel resmi,” ucap Endro.

Endro mengatakan, terkait dengan usianya, ABS tak memiliki batas umur tertentu. “Cukup dikerjakan perawatan berkala ke bengkel resmi dan melakukan penggantian oli rem periodik setiap beberapa tahun,” tutur Endro. 

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply