Faktor Utama Bikin Mobil Irit Itu Bukan Teknologi

By | November 24, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Zaman makin canggih, teknologi pada mobil pun semakin tinggi. Namun, seandainya urusannya soal efisiensi bahan bakar teknologi, tak terus dapat menolong mobil lebih irit.

Menurut peneliti otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr Ing Ir Tri Yuswidjajanto Zaenuri, faktor paling utama buat urusan irit adalah pengemudi dengan cara mengemudinya. Pemahaman soal teknologi dan spesifikasi mobil, menyinergikannya dengan pengoperasian mobil, serta memahami keadaan sekitar dapat menolong mobil lebih hemat.

“Kalau di konsumsi bahan bakar itu yg paling dominan bukan teknologi, tapi cara berkendara. Teknologi itu memfasilitasi saja,” ucap Tri, di Jakarta, Sabtu (19/11/2016).

Tri mencontohkan salah sesuatu teknologi yg tak dapat terlalu diandalkan, merupakan fitur pengukur jarak tempuh berdasarkan sisa bahan bakar minyak (BBM) di tangki mobil. Indikator yg tertera di multi-information display (MID) itu tak terus mampu dikatakan akurat.

Sistem kerja komputer pada fitur itu tak sama pada setiap mobil. Salah sesuatu cara mengetahui keakuratannya dengan menilai sendiri ketika mobil digunakan.

Tri menjelaskan, cara kerja fitur yg “jujur” kalau angka yg tertera bergerak naik turun seiring cara mengemudi. Jadi, jarak tempuh mulai bertambah saat mobil digunakan pakai teknik irit BBM dan berkurang bila “asal-asalan”.

“Tapi begini, kalau sekadar buat membandingkan efisiensi BBM fitur itu boleh digunakan. Tetapi, bukan buat mendapatkan angka efisiensi yg sebenarnya,” ujar Tri.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply