GM Indonesia Edukasi Keselamatan Berkendara Kepada Anak-anak

By | November 17, 2016

Tiket pesawat Rp 699,000 bayar Rp 600,000 aja! Pergi.com yuk Lantaran angka kecelakaan dahulu lintas di Indonesia selalu meningkat, General Motors Indonesia, produsen kendaraan Chevrolet, menggelar edukasi keselamatan berkendara dengan menyasar murid-murid sekolah dasar. Ini dilatari pentingnya pemahaman terhadap keselamatan sejak usia dini guna menekan angka kecelakaan dulu lintas.

Kampanye Aman Bersama Chevrolet ini berlangsung di Sekolah Dasar Karet Tengsin 01, Jakarta Pusat, yg mulai berlanjut di sekolah dasar yang lain di Jakarta dan sekitarnya sampai akhir tahun. Pada kesempatan ini, GM Indonesia juga membagikan buku komik berjudul ‘Liburan Aman Bersama Chevrolet’, sebagai media komunikasi kepada anak-anak. Di kegiatan edukasi ini, GM Indonesia merangkul Brocoolers, gabungan komunitas pengguna mobil Chevrolet berbagai model.

Gaurav Gupta, Presiden Direktur PT General Motors Indonesia, menyampaikan pihaknya menyadari bahwa keselamatan yaitu aspek terpenting dalam kehidupan sehari-hari buat kami semua, di manapun kalian berada, tak terbatas usia, macam kelamin, dan macam pekerjaan yg dilakukan. Setiap orang berhak melindungi dirinya dan berada di dalam keadaan aman. Tapi bagaimana, seandainya orang yang lain yg membahayakan diri kita.

“Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat kepentingan terhadap rasa aman dan kewaspadaan masih perlu ditingkatkan. Faktor manusia yaitu hal yg paling dominan terjadinya kecelakaan dulu lintas. Inilah yg menggerakan hati kita bagi menggelar kampanye edukasi keselamatan dengan tema Aman Bersama Chevrolet ini. Kebersamaan bersama keluarga adalah momen yg terus dinantikan, tentunya kalian seluruh berharap bahwa setiap orang terus berada di dalam kondisi aman saat menuju sekolah, tempat kerja dan di kehidupan sehari-hari,” kata Gaurav Gupta, Presiden Direktur GM Indonesia, dalam rilisnya pada Merdeka.com, Selasa (15/11).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan pada tahun 2020 mendatang kecelakaan dahulu lintas mulai menjadi penyebab kematian tertinggi nomor 3 di dunia. Di Indonesia, angka kematian akibat kecelakaan dulu lintas selalu meningkat.

Menurut data Korlantas Polri, pada kuartal ke-2 tahun 2016 ini tercatat sebanyak 5.595 kematian atau naik sebesar 12 persen seandainya dibandingkan dengan periode yg sama pada tahun sebelumnya, yg mencapai 4.986 korban kematian. Lebih memprihatinkan lagi, sebanyak 55 persen dari total orang yg meninggal akibat kecelakaan dulu lintas adalah mereka yg sedang dalam usia produktif (15-49 tahun).
Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply