GP Sepang Makin ”Tricky” Dengan Aspal Baru

By | October 28, 2016

Sepang, Unilinkrc.info – GP Malaysia yg mulai diselenggarakan di Sirkuit Sepang, Minggu (30/10/2016), bakal menjadi balapan yg cukup seru dan susah ditebak. Hal ini berkaitan dengan permukaan aspal baru yg membuat banyak pebalap bakal meraba ulang trik dan gaya membalap.

Lapisan baru itu menjanjikan permukaan lebih lengket juga drainase yg makin sempurna ketika Hujan turun. Maklum, Malaysia adalah negara tropis dengan cuaca tidak menentu, sama seperti Indonesia. Hujan dapat sangat deras, tetapi kalau sedang panas, dapat cepat menghabiskan ban.

Juara dunia MotoGP tahun ini Marc Marquez menyatakan rasa penasarannya dengan permukaan baru Sepang. Tahun ini Marquez mengaspal di Sepang pada Februari, dulu tes lagi pertengahan tahun, dan Honda kesulitan mencari setelan yg pas.

”Sekarang aspal malah diperbarui. Itulah sebabnya kita harus melihat dulu, apa yg dapat dikerjakan akhir minggu ini. Saya sangat penasaran dengan trek baru, seberapa mulus, dan sebrapa cepat kita melaju di sana,” kata Marquez.

Juara dunia kelas premier 9 kali, Valentino Rossi, juga memberi pernyataan bahwa balapan di Sepang mulai sangat sulit. ”Di sini menuntut fisik yg baik. Sepang terus sangat panas, dan Anda harus berhati-hati dengan apa yg kalian makan dan minum,” kata Rossi.

Ban
Permukaan baru itu pun tidak cuma menjadi tantangan bagi pebalap, tapi juga manufaktur ban. Pemasok tunggal di MotoGP, Michelin, menyatakan bahwa pebalap mulai mendapat tantangan baru, karena ”rasanya” mulai sangat berbeda seandainya dibandingkan Sepang tahun lalu.

Pada uji mencoba yg dikerjakan beberapa test rider dan Cal Cructhlow, Michelin mendapat masukan utama bagi menyiapkan pasokan ban.

Pada balapan di Sepang tahun ini, Michelin menyiapkan tiga macam ban depan slick (soft, medium, dan hard). Lalu ban belakang slick beberapa macam (medium dan hard) yg keduanya berdesain asimetris buat memberikan kompon keras pada sisi kanan.

Michelin juga telah bersiap dengan sepasang ban bagi Hujan, masing-masing ada pilihan soft dan medium. Ada juga ban intermediate bagi trek yg separuh basah dan separuh kering.

Piero Taramasso, Manager of the Two-Wheel Motorsport Group Michelin menyampaikan bahwa Sepang mulai sangat sulit. Semua data tes sebelumnya bahkan menjadi tidak relevan karena aspal baru. Namun Taramaso menyatakan Michelin siap.

”Sirkuit ini milik beberapa trek lurus dan banyak zona yg menuntut pengeraman keras. Jadi, stabilitas bagian depan mulai sangat penting. Juga di Sepang banyak belokan dengan kecepatan tinggi, jadi tepian ban belakang juga mulai menentukan,” kata Taramaso.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply