Honda BeAT Ekstrem Bergaya ”Drag Bike” Eropa

By | October 20, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Siapa sangka, Honda BeAT yg terlahir sebagai sepeda motor harian mampu berubah sangat ekstrem dengan gaya extraordinary. Garapan Agung Pangestu dari Cipenk Custom Probolinggo adalah contoh nyata, bahwa ”tampang sopan” motor terlaris di Indonesia itu dapat juga dibuat galak.

Konsep European Drag Style yg diterapkan pada Honda BeAT bisa memikat juri Honda Modif Contest 2016. Motor ini pun dinobatkan sebagai jawara kelas Matic Racing Style dalam Grand Final HMC yg berlangsung di Jakarta, belum lama ini.

Apa yg istimewa? Semua berawal dari hal yg di luar kebiasaan. Saat banyak para modifikator mengangkat tema drag bike Thailand look, Agung justru mencari ide yang lain dari luar Asia. Drag bike gaya Eropa dirasa cocok buat diterapkan pada Honda BeAT, meskipun prosesnya terbilang sulit.

Rangka Panjang
Demi penampilan ekstrem itu, rangka harus dibuat panjang. Alhasil, rangka standar bagian tengah dipotong kemudian dibuat tambahan rangka tengah dengan pipa ¾ dim, diposisikan turun sekitar 10 cm. Motor pun kelihatan ambles.

AHM Honda BeAT standar dibuat lebih panjang bagi berkesan sebagai motor balap drag.

Posisi mesin pun menyesuaikan, mundur sekitar 10 cm. Lalu, demi menopang ban belakang, lengan ayun Honda Vario 125 pun dipasang, tetapi dengan posisi terbalik. Pengerjaan ini butuh waktu paling lama, lebih dari beberapa bulan sebelum beranjak ke sektor lain.

Beberapa bagian bodi BeAT yg ramping bertahan, akan dari bagian depan hingga penutup bodi samping. Namun Agung menambahkan semacam sayap kecil di belakang buat memburu kesan sebagai motor balap ”trek lempeng”.

Urusan warna, Agung mencuri inspirasi dari kelir oranye Repsol khas Honda sebagai warna utama. Lalu, dipadu-padankan dengan berbagai warna yang lain dengan teknik airbrush.

Ban Lebar
Ada dua hal yg kontradiksi dengan paket motor drag pada umumnya. Jika biasanya ban diganti lebih ceking, Agung justru menerapkan ban lebar. Ban belakang tersusun dari pelek Honda Jazz dengan lebar 5 inci diameter 16 inci, dahulu dibalut ban Swallow 160/60.

Sedangkan di bagian depan, pelek diganti juga dengan ukuran lebih lebar, yakni 3,5 inci ukuran diameter 14 inci. Lalu, dibalut dengan ban Comet 120/60.

Agung memasang knalpot Akrapovich yg biasanya menjulur di bagian kanan, kini dipindah takdirnya ke bagian kiri. Pernik lain, jok dibuat kustom dengan desain tipis dan warna senada bodi. Sokbreker kustom di bagian depan, dahulu disokong YSS bagi belakang.

Bagaimana, sudahkah seperti motor balap trek lurus?

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply