Honda Estilo, “Si Casper” Bertenaga 1.000 Tk

By | March 6, 2017

Jakarta, Unilinkrc.info – Honda Civic Estilo menjadi salah sesuatu mobil yg sangat digemari pada eranya. Bahkan hingga ketika ini, hatchback yg muncul pada era 1990-an ini masih menjadi barang buruan dengan kisaran harga yg cukup tinggi.

Ada yg senang memeliharanya dalam bentuk original, ada juga yg sengaja mencari bagi dimodifikasi. Contohnya seperti Estilo lansiran 1995 punya Lucas Dwinanda dari Engine+.

Bukan sekadar memodifikasi tampilan, tetapi Lucas menjadikan Estilo sebagai kendaraan tarung balap lurus alias drag race yg memiliki tenaga cukup brutal, yakni 1.000 tk. Kalau dibandingkan dengan mesin asli, tentu sangat jauh perbedaan tenaganya.

“Proyeknya memang buat performance, jadi mesin kalian pesan khusus dari Amerika dengan tenaga 1.000 wheel horse power. Ada perbedaan antara tenaga engine dan wheel, tetapi kalo dikonversikan dengan hitungan kalkulator power murni dapat sampai 995 horse power,” papar Lucas kepada Unilinkrc.info dalam gelaran AutoPro di Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Stanly/Unilinkrc.info Mesin Honda impor dari Amerika dengan tenaga 1.000 cc

Honda Estilo aslinya memakai mesin D16 berkapasitas 1.596 SOHC yg cuma bertenaga 120 tk, namun dalam urusan drag race tenaga itu tak mulai cukup berkompetisi meskipun telah dioprak-aprek. Untuk itu, Lucas lebih memilih melakukan engine swap memakai mesin H22 punya Honda Prelude yg berkapasitas 2.200 cc yg tentunya juga telah racik ulang.

Meski sama-sama berbasis Honda, namun bukan brarti pemasangannya cukup plug n play. Lucas bersama tim Engine+ harus membuat dudukan baru agar mesin mampu terpasang dengan sempurna, setelah itu barulah disesuaikan komponen yang lain agar dapat singkron.

Stanly/Unilinkrc.info Ruang kabin di bongkar habis

Tingginya limpahan tenaga dari mesin ini telah dibendung dengan penggunaan blok mesin buatan Darton, karena bila tak tentu mesin mulai sangat bergetar, belum lagi dengan adanya doping tambahan dari turbo Garrett GTX40 R dengan dimensin super besar.

Rancangan sedemikian rupa pun diakui Luckas belum maksimal. Dalam pengujian serta dua kali mengikuti kejuaraan drag race, buasnya tenaga bawah sangat sulit buat dibendung, hal ini membuat joki kewalahan mengendalikan putaran bawah yg cukup liar.

“Yang aku ingat ubahannya itu ada camshaft, piston, dan setang pistonnya. Untuk bloknya telah diperkuat dengan adanya lapisan, jadi mereka percaya tekanan tiga bar tak ada masalah. Mesin juga telah naik dyno, tetapi tak maksimal karena roda spin terus. Beberapa kali turun (balap) dan sampai ketika kalian masih cara mengendalikan tenaga putaran bawahnya,” ucap Lucas.

Stanly/Unilinkrc.info Komponen penunjang dasbor ketika berlaga di arena drag race

Buka gas, lanjut Lucas, tak pernah sampai habis, sedikit saja roda belakan telah segera spin. Jadi kami kemakan waktu karena saat spin otomatis mobil seperti berjalan di tempat saja.

Selain mesin, kaki-kaki juga telah mendapat rombakan khusus. Mulai dengan ubahan sok memakai HKS drag kit, traction bar, dan juga pemberat 100 kilogram yg diletakkan pada bagian depan. “Kita akali pakai pemberat bagi mampu traksi, tetapi tetap tak maksimal membendung tenaganya,” ucap Lucas.

Stanly/Unilinkrc.info Ban slip khusus buat lintasan lurus

Masuk ke dalam interior, jangan harap masih melihat adanya ornamen standar Estilo. Semua telah dikuliti habis dan cuma menyisahkan sesuatu jok pengendara saja. Custom roll bar telah mengiasai ruang kabin hingga bagian belakang, setelah itu dua ornamen penunjang bagi balap juga telah disematkan.

“Sekarang lebih jadi mobil display saja, belum ada waktu lagi bagi melakukan riset,” kata Lucas.

Sumber: http://otomotif.kompas.com