Honda Prospect Motor Punya Pimpinan Baru

By | March 18, 2017

Jakarta, Unilinkrc.info – Selain launching beberapa produk baru andalannya, Honda Prospect Motor (HPM) juga memperkenalkan presiden direktur barunya, Takehiro Watanabe, yg bakal menggantikan Tomoki Uchida, yg telah memimpin HPM sejak 2011 lalu.

Di tangan Uchida, Honda di Indonesia diakui perkembangan dan pertumbuhannya, akan dari volume penjualan, fasilitas produksi, hingga perluasan diler di semua Indonesia. Saat ini, Honda juga berhasil duduk di posisi kedua mobil terlaris, menempel ketat Toyota.

Tomoki Uchida dalam pidato terakhirnya mengatakan, dirinya merasa bangga meninggalkan Indonesia dengan prestasi-prestasi yg telah dicapai. Dalam lima tahun penjualan meningkat dari 45.416 unit di 2011, melejit sampai 199.364 unit di 2016, yg yaitu penjualan tertinggi Honda ketika ini.

“Pencapaian ini tak lepas dari berbagai dukungan. Namun yg lebih utama adalah kepercayaan konsumen dan masyarakat Indonesia terhadap produk Honda,” kata Uchida, Kamis (16/3/2017).

Pengganti Uchida, Takehiro Watanabe, pria kelahiran Tokyo, Jepang 23 September 1965, yg bergabung pertama Honda pada 1991. Sebelumnya pada 2002, Watanabe mendapat ditugaskan di Honda de Mexico, dahulu delapan tahun kemudian, dirinya mendapat tugas lagi di America Honda Motor. Jabatan yg pernah diembannya, akan dari logistik, produksi, penjualan, operasi luar negeri, dan pengembangan produk.

“Saya sangat bangga diberikan kepercayaan, buat memimpin Honda Prospect Motor (HPM) Indonesia. Ini yaitu salah sesuatu negara utama kami, sebagai pasar terbesar Asia Tenggara, dan juga yg paling potensial di dunia dalam hal industri otomotif,” ujar Watanabe.

Selain penjualan yg melonjak, Uchida juga berhasil menaikkan pangsa pasar Honda di Indonesia, akan dari 5 persen sampai 19 persen, dalam kurun waktu yg sama. Di masa kepemimpinannya, beragam produk best seller Honda dilahirkan, akan dari Brio Satya (2013), Honda Mobilio (2014), Honda HR-V (2015), dan Honda BR-V (2016). 

Sumber: http://otomotif.kompas.com