Honda Supra GTR 150 Diuji Lagi, Kali Ini Di Jawa Tengah

By | October 10, 2016

Semarang, Unilinkrc.info – Astra Motor Jawa Tengah bersama puluhan anggota komunitas Paguyuban Honda Semarang (PHaS) menjajal aspal sepanjang 170 Km dari Semarang menuju Solo buat menguji ketangguhan Supra GTR 150.

Perjalanan menjelajah Jawa Tengah yg dikerjakan Jumat (7/10/2016) ini memakan waktu selama tujuh jam dengan beragam macam medan di sepanjang rute yg dilewati.

Kepala Wilayah Astra Motor Jawa Tengah Yohanes Kurniawan menyampaikan bahwa motor bermesin DOHC dengan 6 transmisi tersebut dirancang dengan konsep Grand Touring. Tak cuma dikemas buat menjelajah, tapi juga mengeksplorasi hal-hal baru bersama teman.

Touring dikerjakan buat membuktikan seberapa tangguh Supra GTR 150. Kami pilih jalur yg sedikit ekstrem, dari medan berbatu, berlumpur, dan pegunungan sembari menjelajah keindahan tanah Jawa,” ucap pria yg kerap disapa Kurniawan itu.

Tujuan pertama yg dilewati adalah tempat wisata alam Brown Canyon. Peserta touring dihadapkan dengan medan berlumpur dan berbatu, menjajal ketahanan dan kelincahan dari Supra GTR 150 mencari celah antara bebatuan. Tipe ban belakang yg besar menolong menjaga kestabilan motor pada medan berat sekalipun.

Astra Motor Jateng Penjelajahan sekaligus eksplorasi lokasi baru.

Setelah itu, puluhan anggota PHaS menggeber gas mencari top speed melewati Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, sebelum akhirnya berhenti di kawasan Tuntang bagi istirahat shalat Jumat.

Ketua Paguyuban Honda Semarang Kusuma Widhiarti pun mengakui ketangguhan Supra GTR 150. ”Performa motor mengaggumkan, sangat asik buat dipakai cornering. Rute yg dipilih juga sangat menawan, membuat touring kali ini sangat berkesan buat kami,” ucap Kusuma.

Setelah beristirahat, rombongan melanjutkan perjalanan menuju kawasan Ketep Pas yg berada di lereng gunung Merbabu. Rute yg dipilih melewati jalur Kopeng, menyusuri jalanan khas pegunungan yg dikelilingi hutan pinus dengan banyak tikungan tajam, tanjakkan, dan jalan menurun yg cukup curam.

Berhenti sejenak di Ketep Pas, para anggota PHaS pun kembali melanjutkan perjalanan menuju Solo melewati Selo dan Boyolali. Rombongan kembali melewati jalanan berbatu dan menanjak, sebelum akhirnya mengakhiri perjalanan di Panti Asuhan Keluarga Yatim Muhammadiyah Solo buat berbagi.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply