Honda Tunggu Cerita Sukses Sienta

By | October 2, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Cara pandang Honda dan Toyota di Indonesia berbeda soal kendaraan multi guna (multi purpose vehicle/MPV) beraksen “boxy” kelas menengah. Toyota berharap banyak pada Sienta yg meluncur sejak April lalu. Lain strategi, Honda malah menghentikan produksi Freed akan Juni yg juga berarti stop penjualannya.

Praktis Sienta tak milik pesaing di lapangan, cuma dia MPV boxy  ukuran medium dengan pintu geser dan bermesin 1.5L yg beredar di pasaran. Sementara itu penjualan Freed cuma tinggal menunggu stok unit di diler habis.

Jonfis Fandy, Marketing and Aftersales Service Director Honda Prospect Motor menjelaskan, Freed yg meluncur pertama kali pada 2009 sekarang telah tak lagi dipilih konsumen Honda sejak kedatangan Mobilio RS, HR-V, dan BR-V. Selain itu, salah sesuatu alasan yg diungkap, masyarakat Indonesia tak suka dengan MPV berbodi kotak.

Honda Honda All-New Freed 2017

Harapan Honda untuk Freed memudar karena penjualannya selalu turun dari sekitar 18.000 setahun pada 2013 hingga tahun ini sepanjang Januari – Mei hanya 600-an unit.  Di yang lain sisi, Toyota sangat yakin diri dengan Sienta yg ditargetkan laku 3.500 unit per bulan atau 42.000 unit setahun.

“Mungkin Toyota mampu melihat banyak karena konsumennya kan berbeda. Ke depannya kan kalian belum tahu, sebulan atau beberapa bulan pengukuran belum bisa. Kalau tiga tahun berturut-turut ya bagus, ini bukti mereka mampu membangkitkan pasar yg tadinya enggak ada,” ucap Jonfis.

“Buat kalian ini bukan persoalan besar, kalau memang pasarnya bertumbuh hebat lagi kan kalian ada produknya (generasi baru Freed),” kata Jonfis.

Generasi terbaru Freed telah meluncur buat pasar Jepang. Sementara ini Jonfis menyampaikan Honda belum berencana membawanya ke Indonesia bagi diproduksi lokal ataupun diimpor utuh. 

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply