Industri Otomotif Indonesia Rentan Oleh Kebijakan Pemerintah

By | December 24, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Dalam 10 tahun terakhir, grafis keadaan penjualan sepeda motor kelihatan bergejolak, bahkan pergerakannya naik-turun secara signifikan. Banyak faktor yg memengaruhinya, namun menurut pengamat ekonomi Faisal H Basri, keadaan demikian juga sangat dipengaruhi kebijakan Pemerintah Indonesia.

Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) Grafis penjualan sepeda motor di Indonesia.

Sejak terpuruk karena krisis 1998, perekonomian Indonesia tak pernah bangkit lebih dari tujuh persen per tahun. Diibaratkan, perekonomian Indonesia kurang bertenaga dan hal itu juga dialami industri otomotif.

Terpantau, penjualan sepeda motor pernah jatuh pada 2012. Kemudian beranjak naik pada 2013, namun lantas turun lagi pada 2014 hingga menyentuh pertumbuhan minus pada 2015 dan 2016.

“Naik turunnya itu sampai positif-negatif, situasinya tak menentu sekali. Dua tahun terakhir pertumbuhan minus juga pada penjualan mobil yg sama mengalami tekanan sejalan dengan ekonomi melambat. Kita memiliki pola yg hampir sama, fluktuasi tajam yg sangat dipengaruhi kebijakan pemerintah,” kata Faisal ketika menjelaskan presentasinya di Jakarta, Kamis (22/12/2016).

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Grafis penjualan mobil di Indonesia.

Beberapa kebijakan yg memengaruhi industri otomotif yakni kebijakan soal perpajakan, insentif program Low Cost Green Car (LCGC), Bahan Bakar Minyak (BBM), dan bea masuk. Jadi banyak yg tak melihat bahwa naik-turunnya otomotif lebih banyak disebabkan kebijakan pemerintah,” kata Faisal. 

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply