Ini Kata Toyota, Tentang Mobil Otonomos

By | October 4, 2016

Paris, Unilinkrc.info –Teknologi self driving atau autonomous (otonomos) tengah dikembangkan oleh sebagian besar prinspal otomotif dunia. Otonomos meskipun masih kontroversi, namun dianggap telah di depan mata dan bakal terwujud dalam janga waktu pendek.

Salah sesuatu yg getol menyuarakan teknologi ini adalah Tesla, merek mobil listrik yang berasal California, Amerika Serikat. Namun, kejadian buruk sempat menimpa salah sesuatu pengemudinya yg terlibat kecelakaan fatal, saat mengaktifkan fitur ini pada mobilnya. Kenyataan ini membuat nada pesimistis kembali membahana.

Selain Tesla dan merek-merek Eropa lain, ternyata Toyota juga ikut ambil bagian dalam “euforia” kendaraan otonomos. Merek terlaris di dunia itu mengaku masih harus melakukan riset panjang, buat membuat fitur itu benar-benar memberikan keamanan dan kenyamanan untuk konsumen.

Baca juga : Kecelakaan Fatal Melunturkan Semangat “Otonomos”

“Mobil dengan teknologi otonom mulai menjadi sebuah pertolongan, buat mereka yg cacat, orang tua, dan lainnya, di mana mereka merasa kesulitan buat mengendarai mobil di masa mandatang,” ujar Akio Toyoda, President and CEO Toyota, dilansir Autoblog, Senin (3/10/2016).

Orang nomor sesuatu di Toyota ini menjelaskan, sebelum mobil otonomos itu dijual ke kepada konsumen, diperlukan sebuah pengujian yg matang. Setidaknya teknologi tersebut harus dites sejauh 14,2 miliar kilometer atau 8,8 miliar mil terlebih dahulu, demi memastikan faktor keamanan.

“Bukan cuma sekedar mobil yg mampu mengendarai sendiri dengan mode ‘supir’, tetapi seharusnya lebih dari itu. Di mana Toyota berkomitmen bagi membuat mobil yg fun to drive,” ujar Toyoda.

Toyota melanjutkan, konsep fun to drive juga tak selamanya harus dikendarai sendiri, tetapi mampu yg lainnya. “Bagamanapun, seandainya mobil tak menyenangkan bagi dikendarai, dulu apa gunanya?” ujar Toyoda.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply