Jangan Asal Ganti Klakson!

By | December 8, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – “Jakarta keras”, ungkapan itu seakan cocok mendukung pemilik kendaraan mengganti klakson bawaan yg kurang greget dahulu diganti dengan produk bersuara lebih lentang. Namun sebentar, jangan yang berasal ganti karena klakson juga ada aturannya.

Keberadaan klakson sebagai syarat kendaraan laik jalan sudah tertuang dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 22 Tahun 2009 tentang angkutan jalan. Jika klakson tak sesuai aturan maka mampu didenda Rp 250.000 atau kurungan penjara sesuatu bulan bagi bikers dan denda Rp 500.000 atau kurungan beberapa bulan untuk pengemudi mobil.

Lebih jauh lagi tentang aturan klakson ada pada Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2012 tentang kendaran. Diterangkan klakson adalah komponen pendukung kendaraan.

Google Play Jenis suara berdasarkan satuan desibel (dB).

Pada Pasal 39 dikatakan klakson harus mengeluarkan bunyi dan mampu digunakan tanpa mengganggu konsentrasi pengemudi. Lantas pada Pasal 69 diterangkan suara klakson paling rendah 83 desibel dan paling tinggi 118 desibel. 

Nah, jadi tak dapat yang berasal mengganti klakson. Harus sesuai aturan yg berlaku. Selain itu, mengganti klakson juga dapat menggugurkan garansi kendaraan.

Baca: Ganti Klakson “Aftermarket” Garansi Hilang?

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply