Jurus Baru Polisi Tekan Kecelakaan Lalu Lintas

By | January 11, 2017

Jakarta, Unilinkrc.info – Pemicu kecelakaan di jalan bermula dari pelanggaran dahulu lintas. Kurangnya kesadaran dan minimnya tingkat kedisiplinan pengguna kendaraan bermotor, masih menjadi kontributor penting penyumbang angka kecelakaan.

Kondisi ini disadari pihak kepolisian, apalagi ditambah dengan banyaknya jumlah kendaraan baru tiap tahun. Guna menekan angka kecelakaan dahulu lintas, polisi berupaya bagi melakukan penertiban berupa tindak tilang.

“Awal dari kecelakaan bermula dari pelanggaran dulu lintas, ini masih jadi faktor utama. Upaya bagi menekan kecelakaan kalian lakukan dengan penindakan tilang dengan tujuan mampu membantu dan mengingatkan, tetapi justru hal ini mendapat kesan negatif,” kata Wakakorlantas Mabes Polri Brigjen Pol Indrajit, saat berbincang dengan Unilinkrc.info di Jakarta, Senin (9/1/2017).

Baca juga : Pelanggaran Lalu Lintas Masih Tinggi ada Akhir Tahun

Berangkat dari hal itu, kepolisian berupaya bagi melakukan cara-cara yang lain yg dinilai lebih efektif. Idenya adalah memberikan teguran untuk para pelanggar dulu lintas dengan mengandeng instansi yg berkaitan dengan si pelanggar, akan dari sekolah, tempat kerja, sampai orang tua.

istimewa Polisi akan berlakukan Tilang Online di Kampung Melayu, Selasa 3 Januari 2017.

“Proses pencegahan lebih baik dari pada memberikan denda. Nantinya mulai ada teguran bukan cuma dari kepolisian tetapi mampu dari sekolah atau tempat pengemudi bekerja. Termasuk juga mengenai bentuk pemberian sanksi, arahnya nanti ke sana” kata Indrajit.

Namun, Indrajit memahami hal ini tak gampang bagi dikerjakan secara instan. Selain karena persoalan regulasi, sarana dan prasarana juga wajib disiapkan agar program mampu berjalan.

Program Baru

Sebagai tahap awal, polisi mulai membuat program baru yg mengajak segala lapisan masyarakat jadi pendiri keselamatan. Caranya dengan melaporkan seluruh bentuk pelanggaran dulu lintas yg mampu segera diunggah ke media sosial.

Kepala Bidang Pembinaan dan Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Polri Kombes Chrysnanda Dwi Laksana, menjelaskan tujuan dari program ini nantinya bagi menciptakan budaya malu, terutama buat semua bentuk pelanggaran dulu lintas.

Baca juga : Ulah Pemotor yg Bikin Sebal Pengendara Mobil

“Harapannya dapat ciptakan budaya malu, terutama untuk pelanggar dulu lintas. Kita ajak masyarakat melaporkan dengan memakai smartphone mereka, dengan begitu si pelanggar mulai malu bila foto kendaraannya muncul di media sosial, hal ini juga dapat meminimalisir pelanggaran dan membentuk budaya tertib berlalu lintas,” papar Chrysnanda ketika dihubungi Unilinkrc.info, Selasa (10/1/2017).

Sumber: http://otomotif.kompas.com