”Jurus Pamungkas” Setelah Protes Diler Ford Tak Ditanggapi

By | October 14, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Ketidakpastian nasib diler sebagai mitra penjualan dan layanan bagi konsumen pengguna Ford di Indonesia telah mencapai titik puncaknya. Ford Motor Company (FMC) telah menunjuk pihak ketiga, yakni RMA Group dari Thailand, sebagai penanggung jawab baru.

Tidak ada pembicaraan apa pun terkait kerjasama buat meneruskan bisnis, investasi besar-besaran diler-diler Ford di Indonesia terancam hangus. Rencana gugatan Rp 1 triliun yg pernah diungkap kuasa hukum 31 diler Ford pun langsung dilayangkan.

”Somasi ketiga telah kalian layangkan, sekitar seminggu lalu. Tidak ada tanggapan apa pun dari Ford, atau mereka tak pernah menjawab sama sekali. Tentu kalian matangkan konsolidasi selanjutnya bagi pengambilan langkah hukum,” ujar Harry Ponto, Kuasa Hukum 31 diler Ford di Indonesia (12/10/2016).

Harry menyatakan bahwa konsolidasi mulai dikerjakan secepat mungkin buat menuntut kerugian yg diderita para diler akibat investasi mereka yg musnah begitu saja.

Tak cuma Harry dan 31 diler yg mewakili grup-grup besar, dia juga mengungkap bahwa telah ada diler-diler di Palu dan Manado yg juga melayangkan gugatan buat Ford.

Ford menetapkan hengkang dari Indonesia pada 25 Januari 2016 lalu. Dalam kurun enam bulan sejak tanggal itu, Ford mulai menghentikan operasional dan menutup segala diler.

Keputusan mendadak itu membuat kaget para diler, terutama grup besar yg berinvestasi ratusan miliar rupiah. PT Kreasi Auto Kencana misalnya, salah sesuatu jaringan diler Ford yg disebut sudah menginvestasikan lebih dari Rp 500 miliar selama dua tahun terakhir.

Adapun 31 diler yg mengajukan somasi berkontribusi sebesar 85 persen dari total penjualan Ford di Indonesia pada 2015.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply