Kenaikan Tarif STNK Dan BPKB Baiknya Bertahap

By | January 6, 2017

Jakarta, Unilinkrc.info– Adanya Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dinilai meyusahkan masyarakat. Peraturan yg dibuat buat mengganti PP Nomor 50 Tahun 2010 itu akan berlaku 6 Januari 2017.

Menanggapi hal tersebut, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menyesalkan adanya perturan tersebut. Menurut Huda harusnya kenaikan tarif dikerjakan tanpa perlu jadi kejutan.

“Kita menyuarakan seharusnya kenaikan itu dikerjakan secara bertahap. Tidak segera sampai 275 persen,” kata Huda kepada wartawan di Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2017).

Seperti diketahui, dalam PP 60 tahun 2016 pemerintah menaikkan tarif pengurusan surat-surat kendaraan, baik roda beberapa maupun roda empat. akan dari penerbitan dan pengesahan surat tanda nomor kendaraan, penerbitan buku pemilik kendaraan bermotor, dan penerbitan tanda nomor kendaraan bermotor.

Huda menjelaskan harus ada evaluasi ulang mengenai regulasi tersebut. Pemerintah harus bijak dan tak segera pukul tinggi dalam menaikan tarif.

“Harusnya dikerjakan bertahap agar tak menimbulkan efek kejut terhadap masyarakat. Dari 275 persen itu mampu dibagi 50 persen dulu, baru meningkat 100 persen selalu 150 persen, harusnya seperti itu,” ujar Huda.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

  • Kenaikan Biaya Surat Kendaraan

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply