Kesulitan Isuzu Sulit Bawa Mesin Baru Ke Indonesia

By | November 11, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Perbincangan mengenai Euro 4 sempat mencuat, pasca pidato Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, ketika membuka pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus lalu. Namun kali ini beritanya kembali tidak terdengar.

Produsen mobil komersial dan penumpang Isuzu, mencoba mengingatkan kembali mulai aturan emisi tersebut. Ini lantaran Isuzu jadi salah sesuatu merek yg cukup dirugikan dengan tak kunjung diberlakukannya Euro IV di Indonesia.

Keiji Takeda, President Director Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengatakan, pihaknya belum berani membawa mesin baru Isuzu ke Indonesia, karena di sini masih Euro 2. Sampai ketika ini, Isuzu masih memakai mesin 2.5L dan 3.0L, mobil penumpangnya Panther, MU-X dan D-Max, yg kompatibel dengan Euro ketika ini.

“Isuzu memiliki mesin kecil 1.9 L berteknologi common-rail, berstandar Euro 4. Jadi karena masih Euro II, kita belum membawa mesin itu ke Indoneisa. Namun, kalau persiapan infrastrukturnya telah cukup menolong bagi Euro 4, kita pasiti mulai membawa mesin itu,” ujar Takeda di Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Ernando Demily, Vice President Director Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menambahkan, kalau dirinya berharap pemerintah dapat langsung memutuskan kebijakan emisi tersebut. Ini mampu mendorong hadirnya model-model yg lebih variatif, khususnya di segmen mobil penumpang.

“Jadi kalau dapat pemerintah juga selalu didorong bagi penetapan Euro 4. Karena sebenarnya dengan itu, macam mobil yg masuk ke indonesia juga lebih variatif, karena aku percaya kebanyakan produsen bersiap bagi itu (termasuk Isuzu),” ujar Ernando.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply