Kolaborasi Toyota-Daihatsu Tantang Mitsubishi Dan Honda Di Asia

By | October 29, 2016

Pergi.com, promo tiket pesawat seluruh maskapai! Setelah sukses mengakuisisi Daihatsu Motor Co Ltd yg rampung Agustus lalu, Toyota Motor Corporation melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni mendirikan perusahaan baru. Rencana pendirian perusahaan baru pasca-akuisisi Toyota terhadap Daihatsu ini ditegaskan kembali oleh Toyota Motor Corp (TMC) dalam informasi persnya di laman perseroan pada 4 Oktober lalu. Dalam rilis itu dijelaskan, perusahaan baru mulai dipimpin oleh Daihatsu dan beroperasi pada Januari 2017.

Untuk mengetahui perkembangan anyar dari perusahaan baru itu, M Syakur Usman dari Merdeka.com mewawancarai Hiroyuki Fukui, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, di sela Jambore Toyota, akhir minggu lalu. Fukui-san sosok penting, karena juga menjabat sebagai Deputy CEO TMC, Asia and Middle East Region, dan Chairman PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Berikut petikan ringkasnya:

Bagaimana perkembangan terbaru dari pendirian perusahaan antara Toyota dan Daihatsu?

Perkembangannya semakin baik. Kami ingin yakinkan bahwa Daihatsu mulai makin kuat, setelah sepenuhnya di bawah kendali Toyota.

Apa saja fokus dari perusahaan baru nanti?

Perusahaan baru ini mulai fokus di kendaraan segmen multipurpose vehicle (MPV) dan mobil kecil (small car). Prinsipnya, perusahaan ini yaitu aliansi yg bagus, karena memadukan setiap kekuatan dari Toyota dan Daihatsu.

Toyota memiliki kekuatan pada teknologi otomotif yg ramah lingkungan, sedangkan Daihatsu kuat dalam memproduksi mobil kecil. Namun, perusahaan baru ini cuma fokus dalam kegiatan operasi, pengembangan produk, dan riset-pengembangan (R&D).

Engineer Toyota dan Daihatsu dapat kerja sama. Fasilitas R&D juga mampu kerja sama. Kegiatan pengembangan produk lah yg dikombinasikan.

Untuk R&D dan produksi, kita memiliki TMMIN dan PT Astra Daihastu Motor (ADM). Kami mulai kirim orang-orang terbaik ke perusahaan baru ini.
Yang jelas, perusahaan baru nanti bagi mendukung negara berkembang di Asia. Hasilnya, mobil kecil yg ramah lingkungan tinggi bagi pasar Asia.

Tidak cuma menyasar pasar Indonesia?

Perusahaan baru ini tak cuma menyasar pasar Indonesia, tetapi juga pasar Thailand, Filipina, Malaysia, dan lain-lain. Aliansi ini fokus ke pasar negara-negara berkembang di kawasan Asia.

Perusahaan ini mulai membuat kita lebih kuat, karena memadukan semua sumber daya Toyota dan Daihatsu. Contohnya, Daihatsu milik pabrik di Malaysia dan Indonesia, sedangkan Toyota milik fasilitas R&D di Thailand. Nah, perusahaan baru inilah yg mengoordinasikan sumber daya itu, buat kegiatan pengembangan produk baru, sehingga lebih kuat dari sebelumnya.

Jadi perusahaan ini tak fokus ke sisi penjualan?

Sisi penjualan tiada perubahan, masih seperti sekarang. PT Toyota-Astra Motor dan Astra Daihatsu Motor tetap eksis. Jadi, perusahaan baru ini payungnya sama, di bawah TMC. Tapi urusan penjualan/sales, tetap di bawah PT Astra International Tbk.

Dari sisi penjualan, setiap merek tetap bersaing di pasar. Sebab merek masing-masing tetap dipertahankan dan berjalan sendiri seperti sekarang. Kombinasi ini mulai membuat kita lebih kuat. Kegiatan penjualan/sales tak dikombinasikan.

Produk seperti apa yg mulai keluar dari perusahaan baru nanti?

Belum diputuskan secara detail soal produk. Yang jelas, kalian lakukan studi tentang mobil kecil yg cocok buat pasar Asia Tengggara (ASEAN), misalnya. Kami masih mempelajari strukturnya.

Perusahaan ini disiapkan karena semakin banyak tuntutan, misalnya dari sisi regulasi, keamanan/safety, lingkungan hidup, teknologi hybrid, dan electronic vehicle (EV). Kami harus kombinasi segala sumber daya buat kompetitif di pasar Asia.

Segala kemungkinan mampu saja, seperti small car hybrid atau EV. Semua masih dalam studi.

Termasuk bersaing dengan aliansi baru Mitsubishi-Nissan?

Kami harus preparation dengan Daihatsu supaya Toyota lebih baik. Belum lagi Honda makin kuat. Kami mulai bersaing dengan mereka secara teknologi, biaya, kualitas, dan keamanan. Kami mendorong full capacity production sehingga lebih efisien. Jika biaya produksi lebih hemat, kalian lebih kompetitif sehingga mampu bersaing dengan Mitsubishi dan Honda. Apalagi mereka lakukan hal serupa.

Jika perusahaan baru ini beroperasi, apa benefitnya untuk konsumen?

Kolaborasi ini bagi membuat produk baru Toyota dan Daihatsu lebih baik dan efisien dari sebelumnya. Dengan produk lebih baik, maka kalian mampu berkompetisi lebih baik. Sebab kompetisi membuat.konsumen mendapat mobil lebih baik, lebih safety, dan cost effective.

Termasuk benefit harga mobil yg semakin terjangkau?

Mungkin saja harga mobil di Indonesia mampu lebih terjangkau. Untuk itu, kita mulai melakukan lokalisasi lebih banyak dan tidak mengurangi vendor-vendor lokal. Ini pula dikerjakan oleh TMMIN supaya dari struktur biaya, kalian makin kompetitif.

Kami ingin selalu meningkatkan komponen lokal, terhadap dua material yg masih diimpor, seperti raw material plastik. Jika komponen lokal kita selalu bertambah, biaya produksi semakin kompetitif. Tapi tantangannya adalah seandainya upah buruh selalu naik, dan kurs rupiah terhadap mata uang asing fluktuatif tinggi.Baca juga:
Baru terjual 68 unit, mobil sport Toyota 86 alami penyegaran
Jualan 280.179 unit, Toyota terlalu kuat di segmen mobil MPV
Meski di dalam mall, 16 klub meriahkan jambore Toyota 2016
New Toyota Camry kian sempurna, ini fitur anyarnya
Toyota sandang predikat sebagai merek mobil favorit pilihan keluarga

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply