Lebih Intim Dengan Mobil Sport Rp 1,35 Miliar

By | November 11, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Varian M pada BMW telah erat kaitannya dengan predikat sport. Tak cuma tampilan, namun merek yang berasal Jerman tersebut melengkapinya dengan mesin yg lebih bertenaga hingga 370 tk.
 
Begitu pula yg disuguhkan BMW pada M2. Tampilan body terbilang menarik. Sedan 2 pintu ini tergolong kompak dengan dua sentuhan wide body di dua bagian. 
 
Hal tersebut dikerjakan buat memberikan kesan altelitis. Paling jelas kelihatan pada fender depan belakang. Kesan sporty juga dimunculkan dari penggunaan serat karbon pada spion dan juga knalpot quatro.
 
Selain nuansa sport, penggunaan sunroof juga dapat memberikan kesan trendy. Maklum, BMW tengah membidik segmen eksekutif muda yg berjiwa sport dan penggila kecepatan.
kompasotomotif – Aris Harvenda Tampilan kabin BMW M2 kontras dengan eksteriornya
Kontras
 
Paras yg terbilang keren pada eksterior ternyata kontras dengan desain kabin. Jika dilihat sekilas tampilannya seperti kebanyakan varian BMW lainnya. Hanya sedikit ornamen istimewa yg membuatnya beda.
 
Komponen yg dimaksud adalah part yg diembos logo M. Antara yang lain setir dan jok, meskipun tak terlalu jelas. Selain itu sama dengan varian kerabatnya.
 
Jika diperhatikan ada yg sedikit berbeda di konsol tengah. Varian reguler biasanya diilengkapi dengan rem parkir elektrik, Namun buat M2 masih menggunakan model konvensional memakai tuas. Sebuah “kode” bahwa model ini mampu dipakai drifting.
kompasotomotif – Aris Harvenda Tampilan sport display pada MID BMW M2
Untuk fitur di dalam multi information display (MID) di dasbor tengah, ada sedikit pembeda. Di antara ragam menu yg ditawarkan ada pilihan sport display. Di dalam menu tersebut ada gambar grafik yg menampilkan info tenaga dan torsi yg terpakai ketika riil.
 
Ruang kabin
 
Kendati berkonsep kupe namun M2 ini dapat diisi hingga 4 penumpang. Pengemudi dengan tinggi 174 cm mampu mendapatkan ruang kaki dan kepala sesuai keinginan. Pengaturan posisi duduk mampu dioperasikan secara elektrik (maju, mundur, naik, turun, dan rebah).
 
Pada posisi sempurna pengemudi, ruang kaki belakang masih toleran dengan penumpang. Namun buat penumpang dengan postur di atas 160 cm ruang kepala agak terbatas. Hal tersebut yaitu efek atap landai khas kupe.
kompasotomotif – Aris Harvenda Display navigasi lengkap dengan laporan kemacetan di BMW M2

 

Akses keluar masuk penumpang belakang cukup gampang dan tak perlu menunduk buat mengoperasikan. Hal tersebut disebabkan kontrol akses berada di bagian pinggir sandaran pada jok. Untuk menekuk sandaran cukup gunakan tuas dan geser maju mundur secara elektrik lewat ada tombol di sebelah tuas.
 
Bagaimana dengan performa mesin? [Baca : Menikmati Semburan Tenaga BMW M2 di Sirkuit Sentul]

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply