Mahathir Mohamad Tak Setuju Proton Dijual

By | February 28, 2017

Pekan, Unilinkrc.info – Saat ini produsen mobil nasional Malaysia, Proton, sedang mengevaluasi tawaran mitra strategis asing, dari Geely China dan perusahaan Perancis PSA Group. Dari berita yg beredar, kabarnya pemilik Proton ketika ini DRB-Hicom, mulai menjual 51 persen sahamnya.

Mengutip Paultan, Selasa (28/2/2017), mantan perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menanggapi sinis rencana tersebut. Pria yg dianggap sebagai “bapak Proton” menentang gagasan buat menyerahkan kontrol Proton kepada pihak asing, bahkan dirinya menyalahkan perdana menteri ketika ini terkait keadaan kritis Proton.

Perdana Menteri Malaysia ketika ini, Datuk Seri Najib Tun Razak, sebelumnya membela usulan pemerintah, menyetujui Proton bagi memiliki mitra asing. Namun, ketika ditemui baru-baru ini, dirinya mengatakan, Proton harus mencari mitra strategis, tapi ini tak berarti perusahaan tersebut harus dijual ke pihak asing.

“Ini (menemukan mitra) mulai memberikan Proton suntikan teknologi baru dan pasar yg lebih besar. Ketika ada volume yg lebih besar dari penjualan, mulai ada lebih banyak pekerjaan . Orang-orang adalah orang-orang yg mulai mendapatkan keuntungan dari ini,” ujar Najib.

“Kami tak bermain di sini dengan memakai emosi dan berita palsu. Kami melakukan apa yg terbaik buat masyarakat,” ucap Najib, yg juga menyampaikan bahwa pemimpin sebelumnya sudah melakukan banyak kesalahan dalam menangani Proton.

“Saya tak ingin berbicara tentang hal itu, tetapi kalian ingin memperbaikinya,” kata Najib.

Dua perusahaan asing, PSA dan Geely, telah mengonfirmasi, kalau mereka telah melakukan penawaran buat menjadi mitra strategis Proton. Sampai ketika ini, pihak Proton masih belum mau terbuka, apakah ada penjualan saham atau tidak.

Sumber: http://otomotif.kompas.com