Marquez Mengaku Terlalu Agresif

By | September 5, 2016

Silverstone, Unilinkrc.info – Serangan Marc Marquez (Repsol Honda) menjelang finis di  sirkuit Silverstone ketika GP Inggris digelar, Minggu (5/9/2016), dibayar mahal karena membuatnya kehilangan podium. Merespons wartawan setelah lomba, Marquez mengakui “mungkin sudah menyerang berlebihan”.

Lima lap menuju finis, Marquez bertarung serius dengan Valentino Rossi (Yamaha Movistar) berebut posisi tiga. Saling beradu terdepan terjadi cukup lama, pertarungan ini akhirnya dimenangkan Marquez yg bergerak agresif.

Tidak lama pebalap nomor 93 ini mendekat ke Cal Crutchlow (LCR Honda) yg ada di posisi dua. Tidak kalah ngotot, Marquez bahkan sempat menyenggol kaki Crutchlow.

Marquez selalu menyerang sampai akhirnya pada sesuatu titik dia sangat telat mengerem, dia tak mampu traksi buat membelok hingga akhirnya melebar. Marquez kembali ke lintasan di belakang rekan setimnya Dani Pedrosa yg kemudian dapat diatasi hingga finis posisi empat.

Marquez menyampaikan ketika awal lomba menyadari pilihan ban soft di depan adalah kesalahan karena membuatnya melambat membelok dan lebih banyak memakai sikut untuk penyeimbang.

“Kemudian aku berusaha membalap di belakang Valentino karena aku tahu dia musuh penting di kejuaraan, dan ketika lima lap tersisa aku mencoba menyerang. Mungkin aku menyerang terlalu banyak, terlalu banyak berisiko, tetapi aku yakin aku mampu finis kedua,” ucap Marquez seperti disiarkan Crash.net, Senin (5/9/2016).

“Karena alasan itu aku memaksa, tetapi saat balapan tersisa beberapa lap, aku melakukan kesalahan dengan Cal kemudian kehilangan banyak posisi. Tapi kami perlu lihat sisi positifnya, bahwa aku cuma kehilangan tiga poin,” kata Marquez.

Marquez masih memimpin perbururan gelar juara dengan 210 poin, Rossi yg finis ketiga di GP Inggris mengumpulkan 160 poin. Sementara itu posisi ketiga diisi Jorge Lorenzo (Yamaha Movistar) 146 poin diikuti Maverick Vinales (Suzuki Ecstar) 125 poin.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply