Mengapa Proton Cuma Boyong Satu Varian Iriz

By | February 11, 2017

Jakarta, Unilinkrc.info – Pemain baru di segmen mobil kota yang berasal Malaysia, Proton Iriz telah menampakkan wujudnya. Di negeri asalnya, Iriz hadir dengan beberapa pilihan mesin 1.6L dan 1.3L.

Sementara yg diboyong ke Indonesia cuma varian 1.3L, dengan beberapa pilihan transmisi, manual dan CVT. Ketika ditanyakan mengenai alasan mengapa lebih memilih mesin 1.3L ketimbang 1.6L, pihak Proton mengatakan, salah satunya karena memperhitungkan pajak. 

“Tentunya kami  mempertimbangkan sistem pajak yg ada di Indonesia. Jadi kalian akan terlebih lalu dengan varian 1.3L,” ujar Shahidin Sahamid, Regional Head ASEAN, International Sales Division Proton Holding, Kamis (9/2/2017).

Bisa jadi yg dimaksud adalah terkait Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Memang, seandainya melihat pasal 2 ayat 3 pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 41 tahun 2013 terkait PPnBM, dikatakan kalau mobil (non-sedan) dengan kapasitas mesin 1.500-2.500cc dikenakan pajak 20 persen. Sementara bagi mobil bermesin di bawah 1.500cc cuma 10 persen.

Shahidin mengatakan, kalau pihaknya juga masih melihat respon pasar terhadap Iriz 1.3L miliknya. Kemudian saat permintaan cukup banyak, dan akan ada peminat mesin 1.6L-nya, mulai kita datangkan,” ucap Shahidin.

Perbedaan di antara keduanya, tentu bukan cuma pada sisi body kit saja, tetapi juga urusan mesin. Para konsumen jga disuguhkan fitur yg lebih banyak di 1.6L, akan dari stat/stop button, dan fog lamp, serta kelengkapan keselamatan, seperti enam airbag.

Sumber: http://otomotif.kompas.com