Menguji Performa Datsun Go Panca Di Lapangan Udara

By | January 31, 2017

Jelang akhir minggu lalu, Merdeka.com bersama puluhan rekan media yang lain berkesempatan menjajal mobil Datsun Go+ Panca dan Go Panca lansiran 2016 dengan rute Jakarta-Bandung-Subang. Total ada 11 unit Datsun yg disediakan buat mengangkut peserta jurnalis ini.

Merdeka.com mendapat Datsun Go Panca warna merah dengan nomor urut 7. Berisi cuma beberapa orang, setelah pelepasan bendera start, kita melaju menuju pit stop I di rest area tol Cipularang Km 72. Lantaran masih pagi, keadaan jalan dapat dibilang tak ramai. Sehingga kita melaju kencang di jalan tol Cikampek menuju Cipularang. Performa mesin HR12DE 1,2 liter Datsun Go Panca cukup baik melintas di jalan tol tersebut.

Kemampuan akselerasinya cukup baik bagi bagi menyusul kendaraan berat di jalan tol Cikampek, hingga melaju di tanjakan panjang Cipularang. Kami cukup hati-hati ketika melaju, karena setir Datsun Go Panca terbilang enteng. Tentu prinsip safety driving tak kalian lupakan, ketika melaju kencang di jalan tol dengan mobil di segmen low cost green car (LCGC) ini.
Saat di Lembang, keadaan jalan yg naik turun dan berlobang bisa ditaklukkan Datsun Go Panca kelir merah ini dengan baik. Terutama sistem suspensinya yg meredam cukup baik di jalan berlobang, sehingga perjalanan tetap terasa nyaman.

Setelah keliling Lembang, kalian beristirahat sejenak di The Lodge Maribaya, sebelum menuju pit stop 2 di pintu masuk kawasan Gunung Tangkuban Perahu. Sungguh, kontur jalan yg kasar dan tak rata di rute Bandung-Lembang dapat diredam cukup baik oleh Datsun Go Panca, meskipun keadaan jalan kurang baik, banyak berlubang, dan banyak kerikil. Suspensi mobil ini cukup oke lah memberikan pengalaman berkendara yg aman dan nyaman di jalan rusak.

Yang menarik di hari kedua. Kami ditantang buat melakukan Gymkhana Challenge dan Mini Drag Race Challenge di Lanud Suryadarma, Subang. Dipandu pembalap profesional Jimmy Lukita, para peserta harus melakukan dua manuver memakai mobil Datsun bagi membukukan waktu tercepat. Ini demi membuktikan performa keseluruhan Datsun dalam hal akselerasi, pengendalian, dan suspensi.
Peserta dibagi beberapa kelompok berdasarkan beberapa unit mobil yg disediakan buat lomba. Merdeka.com masuk kelompok mobil hijau, yg memulai dengan lomba mini drag race. Ada trek lurus sepanjang 200 meter yg mesti ditaklukkan.

Saya mendapat kesempatan keenam di mini drag race. Siap di posisi kemudi, rpm ditahan di 2.000 dengan menahan kopling setengah. Sementara pedal gas siap-siap ditekan demi menghasilkan start sempurna. Melibas 20 meter pertama, transmisi langsung berpindah ke gigi 2 dulu berlanjut ke gigi 3 hingga garis finish. Lumayan juga performa akselerasi Datsun di mini drag rce ini, batin saya. Oya, waktu tercepat di Mini Drag Race ini adalah 9,75 detik, tetapi sayangnya bukan aku yg mencetaknya.

Lepas itu, Saya menunggu giliran lomba gymkhana challenge. Rintangannya berupa jalur yg dibikin zig-zag dan harus berbelok 180 derajat buat kembali melahap rintangan zig-zag hingga garis finish. Bila ada corn yg terkena mobil, maka peserta kena penalti tambahan waktu 0,5 detik. Sementara waktu yg harus dikalahkan adalah 24 detik.

Bermain di gigi 1 dan 2 saja, Saya bisa menyelesaikan tantangan gymkhana ini dengan mulus. Tiada corn yg aku sentuh. Sayang, kemudinya yg ringan cukup membuat setir agak liar ketika melibas tantangan zig zag ini.

Tapi secara umum, performa mobil Datsun Go Panca sebagai mobil LCGC lumayan oke, dengan seluruh tantangan seru yg dibuat pada acara menjelang akhir minggu lalu.Baca juga:
Begini wujud garang Datsun GO Panca Special Version, keren!
Dua mobil baru Datsun 2017 tampil lebih sporty
Eksterior sporty, Datsun rilis Go Panca Spesial Version
Tomi Airbrush Jakarta, Juara Datsun Xpolre Your Style 2016
Datsun Indonesia ogah pasarkan Redi-Go di 2017, kenapa?
Datsun Explore Your Style 2016 dapatkan regional champ dari Surabaya

Sumber: http://www.merdeka.com