Mercedes-Benz Tergoda Pasar Mobil Listrik China

By | September 12, 2016

Beijing, Unilinkrc.info – Pemerintah China sangat mendukung penuh mobil yg mengadopsi energi baru atau new energy vehicle (NEV). Subsidipun digelontorkan, dengan memberikan 10.000 dolar Amerika atau Rp 132 juta bagi setiap unit yg dijual.

Hal tersebut membuat para produsen mobil terkemuka akan tergiur buat bermain di pasar China, seperti salah satunya Daimler, induk merek Mercedes Benz. Hubertus Troska, Kepala Pemasaran Daimler mengatakan, perusahaannya berencana mulai menjual produk mobil listriknya di China.

Pihaknya merasa tergiur dengan keringanan pajak pemerintah dan kebijakan pendukung lainnya. Hal tersebut membuat jumlah mobil NEV yg dijual 2015 melampaui angka 300.000 unit.  Pencapaian tersebut membuat China menjadi sesuatu negara dengan pasar terbesar buat kendaraan listrik dan plug-in hybrid di dunia.

Daimler lantas ingin mengambil keuntungan dari Inisiatif pemerintah tersebut, dalam rangka meningkatkan permintaan kendaraan listrik yg dimiliki Daimler melalui merek Mercedes-Benz.

Di dalam konferensi para analis dan investor otomotif di Beijing, Troska menyampaikan model mobil NEV-nya mulai dijual dengan harga di bawah 250.000 yuan atau Rp 489,4 juta, yg tentunya mulai dilabeli dengan merek lokal China.

“Model NEV mulai menjadi satu yg utama buat pasar China. Bersamaan dengan itu Mercedes Benz yakin diri juga mulai berperan besar di segmen tersebut,” ujar Troska mengutip Carscoops, Minggu (11/9/2016).

Saat itu Froska belum menjabarkan secara lengkap deretan produk NEV miliknya yg mulai hadir dan dipasarkan. Saat ini, Daimler cuma menjual sesuatu mobil listrik di China  di bawah merek mobil kecil Smart dan dua model dengan merek Denza.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply