Mitsubishi Mulai Rakit Pajero Sport Di Indonesia

By | October 18, 2016


Jakarta, Unilinkrc.info
– PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selalu mempersiapkan diri buat all out di segmen kendaraan penumpang. Salah satunya, adalah dengan memboyong perakitan model andalan, Pajero Sport di pabrik baru, Kawasaki Industri GIIC, Deltamas, Bekasi.

Meski produksi massal baru mulai terjadi pada April 2017, tapi proses produksi sport utility vehicle (SUV) menengah Mitsubishi ternyata telah berlangsung. “Saat ini telah akan percobaan produksi Pajero Sport. Nanti April (2017), pabrik mulai diresmikan, jadi tunggu undangan dari kami,” kata Presiden Direktur KTB Hisashi Ishimaki di Jakarta, Jumat (14/10/2016).

Pabrik baru Mitsubishi ini menghabiskan 66 miliar yen atau Rp 8,27 triliun, dengan kemampuan kapasitas produksi 160.000 unit per tahun. Selain Pajero Sport, fasilitas ini juga mulai merakit model lain, seperti L300, Colt T 120, dan multi purpose vehicle (MPV) tujuh penumpang baru dari XM Concept yg telah dipajang pada pameran otomotif, Agustus lalu.

Kejar 100.000 unit

Selain pabrik, persiapan skema bisnis juga dilakukan, salah sesuatu yg paling kongkret, adalah rencana pembentukan perusahaan baru yg fokus cuma menjual kendaraan penumpang Mitsubishi. Perusahaan ini masih dipersiapkan dan memiliki beban penjualan yg tak sedikit.

“Target 100.000 unit passanger (kendaraan penumpang). Sebanyak 60.000 unit (disumbang) XM concept, 40.000 unit dari Pajero Sport, Mirage, L300, dan Strada Triton,” kata Ishimaki.

Rencananya, distribusi kendaraan penumpang dan komersial ringan Mitsubishi di Indonesia mulai dilepas dari Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) lantas dialihkan ke perusahaan baru akan April 2017.  KTB yg berdiri sejak 1970 berperan sebagai distributor beberapa macam kendaraan, Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC/kendaraan komersial) dan Mitsubishi Motors Corporation (MMC/kendaraan penumpang dan komersial ringan).

Menyambut potensi perkembangan industri otomotif di Tanah Air, KTB menganggap perlu merombak operasi bisnisnya. Setelah berdiskusi dengan para pemegang saham dan memelajari berbagai kebijakan, maka diputuskan merek MFTBC tetap berada di bawah KTB sedangkan MMC dikelola entitas baru.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply