Mobil Bekas Ford Anjlok Karena Konsumen Panik

By | November 28, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info — Bagai sambaran petir, pernyataan resmi penghentian operasional Ford Motor Indonesia (FMI) pada Januari dulu berdampak pada banyak hal. Salah satunya melabrak harga jual mobil bekas (Mobkas) karena aktivitas panik jual mobil dari para pemilik.

Menurut pengakuan anggota salah sesuatu komunitas Ford, Focus Titanium 2013 sempat cuma dihargai Rp 180 juta tahun ini. Padahal, ketika masih baru, varian tertinggi itu dilego sampai Rp 360 juta.

Kesaksian lain, harga Mobkas Fiesta produksi 2012 melorot sampai Rp 80 juta. Turun jauh dari harga baru sekitar Rp 170 juta.

Presiden direktur salah sesuatu bekas perusahaan diler Ford, Auto Kencana Group, mengatakan, keadaan demikian digambarkan sebagai bentuk kepanikan konsumen. Saat itu situasinya tak jelas karena komunikasi FMI secara tiba-tiba menyatakan ingin angkat kaki, disusul jeda kosong tanpa kepastian purnajual.

“Waktu Ford masih eksis di sini, mobil kalian yg umurnya masih tiga tahun ke bawah memang kalah sama mobil Jepang. Tapi Mobkas tiga tahun ke atas kalian menang, resale value kita masih lebih tinggi,” ucap Andee, menanggapi keluhan komunitas Ford di Jakarta, Sabtu (26/11/2016).

Andee menuturkan, lebih baik konsumen mempertahankan mobil Ford karena garansi, suku cadang, dan perawatan berkala telah dijamin RMA Group yg meneruskan aktivitas FMI buat urusan purnajual. Mobil Ford dikatakan bakal langka yg ujungnya mampu meningkatkan nilai kalau dijual bekas.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply