Pasar Otomotif Pakistan “Booming”, Jadi Perhatian Global

By | February 21, 2017

Karachi, Unilinkrc.info – Mengejar status sebagai negara dengan ekonomi berkembang, industri otomotif Pakistan akan bergerak ke arah “sehat”. Penjualan tahunan telah menyentuh angka 200.000 unit buat pertama kalinya, di mana segala produsen yg bermain di tanah Pakistan, berencana meningkatkan produksi, demi memenuhi kebutuhan domestik yg tumbuh cepat.

Mengutip Nikkei, Minggu (19/2/2017) para pemain baru juga akan berbondong-bondong tiba (di mana Renault dan Kia Motors), dan terpikat oleh insentif yg diberikan oleh pemerintah, dan coba memanfaatkan kesempatan dari tumbuhnya kelas menengah. Di Pakistan merek Jepang masih mendominasi.

Rekor tertinggi Pakistan diperoleh pada tahun fiskal 2016, sebanyak 218.000 unit. Perusahaan Pak Suzuki Motor, anak usaha dari Suzuki Motor Jepang, berhasil membukukan penjualan mencapai 128.000 unit mobil pada tahun fiskal 2016.

Pemerintah juga berniat memakai mobil Suzuki tersebut bagi taksi, sebagai bagian dari program pemerintah dalam menciptakan lapagan pekerjaan. Kemudian ada Indus Motor, perusahaan join venture antara Toyota Motor dan konglomerasi lokal House of Habib, di mana mendapatkan penjualan baik melalui Corolla-nya, tumbuh 11 persen pada tahun fiskal 2016, 65.000 unit.

Nikkei Penjualan mobil Pakistan tahun fiskal 2016 yg berakhir Maret.

“Pasar sangat cepat bergerak dan produksi tak dapat menjaganya.  Permintaan di India, tetangga kalian di sebelah, terjual sekitar 4 juta mobil (termasuk kendaraan komersial) per tahun. Jadi penjualan tahunan sekitar 600.000 unit dapat masuk dalam jangkauan di Pakistan, di mana memiliki populasi seperenam dari India,” ujar Toshiya Azuma, Vice Chairman Indus Motor.

Perusahaan patungan Honda Motor, Honda Atlas Cars, juga melihat rekor penjualan yg tinggi, di mana Civic dan City terjual 35.000 unit sepanjang 2016, atau naik sekitar 50 persen pada tahun ini. “Civic adalah pendorong utama, kita harapkan penjualan dapat mencapai 50.000 unit di 2017,” ujar Saquib H. Shirazi CEO of Atlas Honda.

Para produsen ini memperoleh keuntungan dari dua keadaan yg mampu meningkatkan keuntungan mereka. Mulai dari pendapatan rumah tangga meningkat, bersamaan dengan ekonomi Pakistan yg tumbuh, sedangkan harga buat bensin dan solar berada di harga yg rendah.

Lalu, suku bunga kredit mobil yg sudah jatuh tajam, di mana berada pada rata-rata di bawah 10 persen dibandingkan dengan yg terjadi pada tahun fiskal 2008, di angkat 18 persen. Baru-baru ini, inisiatif China-Pakistan Economic Corridor, sudah mendorong investasi di sektor infrastruktur, di mana berharap jaringan jalan raya Pakistan mampu selesai dalam waktu dekat.

Sumber: http://otomotif.kompas.com