Peluang Kawasaki Indonesia Bermain ”Maxi Scooter”

By | February 28, 2017

Jakarta, Unilinkrc.info – Maxi Scooter di Indonesia sedang booming. Siapa lagi kalau bukan Yamaha yg sukses memopulerkan NMAX sebagai produk laris, meskipun sebenarnya Honda telah milik duluan lewat PCX 125/150. Menyusul, berbagai model bermunculan akan Suzuki dengan Burgman 200 hingga lagi-lagi Yamaha yg bersiap bermain dengan XMAX 250.

Tapi, bagi Kawasaki, segmen ini kurang menarik. ”Geng hijau” milik J125 dan J300 di Eropa, dan itu cukup laris. PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) bergeming dengan strategi awal, tetap bertahan dengan model sport dan tidak mau ikut memasarkan Skutik.

Deputy Head Sales and Promotion KMI Michael Candra Tanadhi menyampaikan bahwa peluang masuknya Kawasaki J-Series ke Indonesia sangat tipis. Hal itu karena kapasitas mesin yg dianggap tidak mulai dapat bersaing.

J125 dianggap bakal tenggelam, mengingat para kompetitor telah enjoy dengan kapasitas mesin 150 cc. Lalu J300, bakal ditinggal, karena harga yg bakal jauh lebih mahal karena regulasi PPnBM buat motor-motor di atas 250 cc.

”Kami bukan spesialis Skutik, karena Kawasaki lebih main di segmen sport. Jadi, KMI tak memikirkan ke segmen tersebut,” kata Michael, di Surabaya, (25/2/2017).

Buat Kawasaki, pasar ini telah punya Yamaha. Lagi-lagi, Michael menegaskan bahwa KMI tidak mau mengekor merek lain. ”Dia (Yamaha) duluan, mereka pionirnya. Kami sih enggak (tertarik),” ujarnya.

Terlebih lagi, Kawasaki J-Series yg dipasarkan di Eropa adalah hasil kerjasama dengan Kymco. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, antara Kawasaki dan Bajaj, Michael menyampaikan bahwa tidak mulai ada lagi produk hasil kolaborasi yg masuk.

Jadi, bagi para pecinta Skutik dan yg ingin ”tampil hijau”, lebih baik Anda mengurungkan niat, karena KMI telah benar-benar menutup pintu bagi pasar non-sport.

Sumber: http://otomotif.kompas.com