Pembalap Cantik Alinka Terima Tantangan Produsen Ban Yokohama

By | October 1, 2016

Dara berparas ayu ini memiliki nama unik, Alinka Hardianto. Umurnya baru menjejak 24 tahun pada Juni silam.

Tapi jangan yakin pada wajah ayu ini. Di balik penampilannya yg feminin, dara ayu ini ganas dan sangar di sirkuit balap. Skill mengemudinya di atas rata-rata kaum hawa kebanyakan. Kendalinya di lingkar kemudi juga luar biasa.

Jagoan slalom, drift, dan speed offroad tersemat di biografi dara, yg menekuni motorsport sejak usia 14 tahun. Ditambah titel sarjana Manajemen Bisnis dari UPH yg baru diraihnya tahun ini. Hingga tahun ini, sekitar 200 piala parkir rapi di rak rumahnya. Tapi yg paling berharga, juara I Kejurnas Slalom di Bandung dan Lampung kelas FFA. Pada 2011, Alinka menjadi perempuan pertama yg lolos kualifikasi Formula Drift Asia.

Saat ini Toyota Team Indonesia (TTI) menjadi rumah Alinka sebagai pembalap nasional. Di sela keseharian sebagai pembalap, Alinka kadang diminta menguji sesuatu produk terkait industri otomotif tentunya. Seperti baru-baru ini, Alinka diminta menguji ban Yokohama Advan Fleva V701, sebelum dirilis ke pasar.
Sejak medio Agustus kemarin, dara penggemar bola basket mengetes ban berkarakter sporty ini selama sesuatu bulan. Semula perempuan penggemar bela diri Muaythai ini ragu menerima tantangan ban ini. Tapi rasa penasarannya lebih tinggi dari rasa ragunya. Alhasilnya, ban Yokohama Advan Fleva V701 pun pindah ke mobil Alinka, Mercedes-Benz CLA 200 warna abu-abu.

Dara penggemar kuliner Nusantara ini pun menguji ban pabrikan yang berasal Jepang ini berkeliling jalan-jalan ibukota. Kadang ke luar kota menuju Karawang, misalnya. “Terus terang agak ragu ketika diminta. Takut boros bensin dan grip-nya di aspal jalan tak kuat,” ungkap Alinka ramah kepada Merdeka.com, kemarin.

Setelah sebulan mengujinya, Alinka milik kesan ban Advan Fleva V701 memiliki performa sporty, tetapi tak bising ketika dipacu dengan kecepatan tinggi. Daya cengkeramnya pun mumpuni di jalan basah.

“Saya sempat bawa di atas 100 kilometer per jam, tetapi low noise banget, jadi tak ganggu kenyamanan mobil. Di jalan basah, mobilnya tetap ng-grip dan memecah air, sehingga tak bikin ngambang mobil,” pungkas Alinka, putri pembalap senior Didi Harianto.Baca juga:
Honda ogah jualan Freed lagi di Indonesia
Deretan mobil-mobil mewah masa depan di Paris Auto Show
Honda konsisten bikin Jazz dan Brio Tuning Contest
Ban Advan Fleva V701 tawarkan performa sporty, harga terjangkau
Ada kontes jual Toyota Calya tercepat di dealer, TAM tidak tahu

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply