Pengemudi Berusia Tua Harus Lebih Ekstra!

By | October 8, 2016


Jakarta, Unilinkrc.info –
Lanjut usia memang belum menjadi alasan penting buat seseorang bagi berhenti mengemudikan kendaraan. Walaupun memang seiring bertambahnya usia, kemampuan fisik mulai berkurang. Namun memang belum ada data ilmiah pasti, di usia berapa seseorang harus berhenti mengemudi.

Edo Rusyanto, koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) mengatakan, ketika berkendara, kebugaran amat mutlak, terutama bagian mata sebagai indera penyerap informasi. Apalagi buat pesepeda motor, keadaan fisik fisik lebih dibutuhkan karena berhadapan segera dengan cuaca, seperti angin dan sengatan matahari yg mampu membuat dehidrasi.

Bagi yg masih nekat berkendara meskipun telah tak lagi muda, sebaiknya perhatikan anjuran ini, yg disampaikan oleh National Highway Traffic Safety Administration Amerika (NHTSA). Melalui video singkat, berikut kesimpulannya.

1. Hindari berkendara ketika malam, ketika dahulu lintas sibuk, atau ketika cuaca sedang buruk.

2. Jaga jarak berkendara antara mobil yg ada di bagian depan. Menjaga jarak cukup bermantaat untuk para pengemudi dengan refleks lemah, seperti orang tua. Jadi saat mobil di depan rem mendadak, mampu milik waktu dan jarak buat menghindari.

3. Kemudian, berhati hatilah ketika mulai berbelok. Lakukan perlahan dan perhatikan sekitar jalan.

4. Saat berkendara, amati sekeliling mobil secara selalu menerus, dan ini mulai ini membuat pengendara tua dapat mengantisipasi lebih dini persoalan yg dapat menyebabkan kecelakaan.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply