Pertamina Bantah Pertalite Gantikan Premium

By | November 22, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Setahun lebih sejak diluncurkan pada tahun lalu, kini kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) Pertalite membengkak sampai 700 persen, sedangkan Premium berkurang banyak. Bisakah ini jadi indikasi kehadiran Pertalite memang ditujukan buat menghapus Premium?

Baca: Konsumesi Pertalite Melonjak 700 Persen!

Pertalite diluncurkan Pertamina setelah Pemerintah mencabut subsidi untuk Premium. Penghentian subsidi ini seolah-olah menjatuhkan beban pada Pertamina.

Pihak Pertamina memang tak pernah menyatakan Pertalite yaitu pengganti Premium. Namun yg jelas porsi Premium telah berkurang jauh dari beberapa tahun lalu.

Awan Raharjo, Senior Sales Executive Pertamina Wilayah Jakarta Selatan dan Timur, menerangkan, komposisi Premium di produk BBM bensin dari perusahaan jatuh di bawah 50 persen. Padahal sebelumnya mendominasi sampai 80 persen. Di yang lain sisi, sekarang porsi Pertalite telah 30 persen.

“Jadi sebetulnya, bukan karena kita ingin hapus Premium tapi karena ada kebutuhan pasar. Di mana ada potensi kita penuhi kebutuhannya, merupakan Pertalite,” kata Awan, di Jakarta, Sabtu (19/11/2016).

“Jelas ini bukan kapasitas Pertamina buat menjawab, kebijakan itu ada di Pemerintah. Pertamina sebagai produsen cuma melihat dari kebutuhan pasar,” ucap Awan lagi.

Penerimaan masyarakat pada Pertalite dikatakan sangat bagus. Pemahaman atas pemakaian BBM lebih bersih termasuk salah sesuatu faktor pendukungnya.

“Pertamina bagi menurunkan porsi Premium 5 persen saja itu sangat sulit sebelum Pertalite diluncurkan. Tetapi setelah Pertalite meluncur, Premium telah di bawah 50 persen,” kata Awan.

Jika di SPBU seakan terasa Pertamina konsentrasi menawarkan Pertalite dan Pertamax, hal ini dikatakan sebagai respons Pertamina memenuhi kebutuhan pasar. 

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply