Sambut Tunggangan Lorenzo Versi Jalan Raya

By | February 21, 2017

Jakarta, Unilinkrc.info – Seperti yg telah pernah disampaikan CEO Ducati Motor Holdings, Claudio Domenicali, ketika launching livery baru Desmosedici MotoGP, akhir Januari 2017 lalu, Ducati bersiap memproduksi superbike jalanan dengan mesin konfigurasi V4 (4-silinder V).

Artinya, motor itu nanti mulai mirip dengan tunggangan Ducati di MotoGP, berikut dengan sederet teknologi yg sama di dalamnya. Jika telah tercipta, sepeda motor ini bersiap bersaing dengan Honda RC213V-S, juga memakai skema yg sama, transfer teknologi dari balap ke versi produksi.

Saat berkunjung ke Indonesia, (17/2/2017), Domenicali mengonfirmasi kembali rencana ini. Dikatakan bahwa ketika ini motor sedang dikembangkan. Pihaknya optimistis bahwa motor ini mulai diburu para fans, kompetitif, karena memakai mesin yg mendekati tunggangan Jorge Lorenzo.

”Ducati memiliki pengalaman lebih dari 14 tahun di MotoGP. Kami telah milik keahlian mengembangkan tipe mesin ini, dan kalian dapat mengambil semua kuntungan dari teknologi yg dikembangkan bagi model superbike,” ujar Domenicali.

Teknologi
Domenicali menyebut bahwa sebenarnya, superbike twin cylinder seperti yg ada Superleggera ketika ini juga yaitu mesin yg bagus, milik potensi, dan sangat bertenaga. Tapi, Ducati ingin mencoba memanfaatkan potensi mesin empat silinder yg bakal membuat mesin lebih halus saat melaju pada putaran rendah, sekaligus berpotensi galak pada putaran atas.

”Kami mau mengeksplorasi kelebihan dari sistem desmodromic. Sebagaimana diketahui, Ducati yaitu menjadi satu-satunya pabrikan yg membalap di MotoGP mengaplikasikan mekanisme bukaan katup pada MotoGP yg diterapkan ke motor konsumen,” kata Domenicali.

Saat pabrikan yang lain memakai sistem bukaan katup yg disebut pneumatic valve, namun tetapi tak diterapkan pada model produksi mereka.

”Mereka memperkenalkannya ke dunia, tetapi tak diterapkan ke model produksi, berarti bukan menjadi top level teknologi. kita mau memamerkan kepada dunia bahwa desmodramic, juga mampu digunakan di area balapan dan motor produksi,” ucap Domenicali.

Sumber: http://otomotif.kompas.com