Seni Unik Di Dunia Kustom Indonesia

By | October 10, 2016

Yogyakarta, Unilinkrc.info – Kustomfest telah seperti “lebarannya” para pecinta modifikasi di Tanah Air. Namun dibalik sepeda motor dan mobil kustom, ada banyak pelaku seni yang lain yg ikut berkecimpung dan menjadikan acara ini makin unik serta kental dengan nilai budaya.

Salah satunyanya seperti pinstriping, atau seni lukis yg biasa digunakan menghias dua sektor pada motor kustom. Beda dengan airbrush, pinstriping lebih menekankan pengerjaan segera di bidangnya dengan memakai kuas khusus tanpa alat bantu.

Pamor seni pinstrip makin berkembang sejak kehadiran Kustomfest yg berhasil memicu banyak para seniman lokal berkarya di dunia otomotif kreatif. Bahkan pihak penyelengara juga menghadirkan para seniman pinstip Jepang berkaliber internasional dua kali ke Kustomfest, seperti Hiro Iishi dari Mooneyes sampai Boo Pinstiping.

Pinstrip akan banyak diaplikasi pada motor kustom bagi memberikan nilai seni dan keunikan tersendiri. Hal ini pun membuat para seniman memiliki kesempatan buat berkembang baik dalam karya dan taraf ekonomi.

Stanly/Otomania Pinstriping Kustomfest 2016

Pada Kustomfest 2016, seni pinstrip akan dikompetisikan buat mencari bakat terbaik. Medianya cukup beragam, akan dari helm, tangki bahkan sampai jaket. Sama dengan para pemenang kompetisi kustom motor, hasil pinstip terbaik juga mulai mendapatkan apresiasi, bahkan mampu dilirik oleh para builder lokal dan manca negara.

“Sebagian pinstiper telah menjadikan seni melukis bebas ini sebagai profesi. Kustomfest menjadi salah sesuatu wadah pendukungnya, akan dari perkembangan, sisi ekonomi, sampai faktor melahirkan para pinstriper muda,” ujar Lulut Wahyudi kepada Unilinkrc.info, Minggu (9/10/2016).

Menurutnya, dengan adanya Kustomfest terbukti mampu memfasilitasi karya seni pinstrip di Tanah Air. Bahkan banyak para pemain baru yg akan menekuni bidang seni ini.

Stanly/Otomania Pinstriping Kustomfest 2016

Nash dari majalah Bourout Magazine Jepang juga cukup kagum dalam perkembangan seni pinstrip yg ada di Kustomfest 2016. Menurutnya, selain memiliki konsep yg unik, pengerjaan pun telah cukup rapih.

“Pinstrip di Indonesia cukup berkembang. Sejak aku ikut di Kustomfest telah banyak perubahan, para pelakunya ketika ini jauh lebih tekun dan hasilnya dapat lebih baik,” ucap Nash pada Unilinkrc.info di waktu yg sama.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply