Sienta, Pilihan Sempurna Penyelamat Hewan

By | November 21, 2016

Jakarta, Otomania — Hari-hari Doni Herdaru Tona terus dihabiskan dekat dengan berbagai hewan peliharaan. Sejak tahun 2011, ia bersama teman-temannya membentuk komunitas penyelamat hewan telantar melalui Animal Defender.

Komunitas ini memiliki tujuan menyelamatkan hewan-hewan yg telantar, disiksa oleh manusia, atau sakit. Setiap harinya Doni menyambangi dua daerah di Jabodetabek buat melakukan misi penyelamatan hewan ini.

“Setiap hari dapat 10 sampai 15 titik, tak tentu. Kadang dapat sesuatu titik sesuatu hewan, dapat juga beberapa. Saya dan teman-teman melihat per kasus, mana yg paling butuh diselamatkan terlebih dulu,” ucap Doni.

Ayah sesuatu anak ini lebih kadang mengendarai kendaraan penyelamat sendiri. Berhadapan dengan keramaian dulu lintas Ibu Kota, bagi bisa menyambangi tempat-tempat penyelematan, sejak pagi Doni telah meninggalkan rumahnya. Pergi pagi pulang pagi jadi hal biasa yg dikerjakan Doni.

“Makanya aku cari spesifikasi kendaraan yg nyaman, ruang kabin luas buat menampung hewan dan kandang besar. Itu syarat utama. Kalau tidak, mampu bolak-balik di sesuatu tempat, padahal butuh aksi cepat,” ucap Doni.

Doni berkenalan dengan All New Toyota Sienta, produk baru dari Toyota. Multi-activity vehicle (MAV) ini dinilai bisa memenuhi kebutuhannya.

“Sienta ini cocok bagi keluarga dengan hewan peliharaan, anjing terutama. Saya telah coba, bagasinya mampu masuk beberapa kandang besar. Untuk anjing berukuran besar seperti alaskan malamute dan great dane, ruang kabin memang jadi kebutuhan penting,” ucap pemilik akun Instagram doniherdaru dengan pengikut lebih dari 93.000 akun ini.

Fitur dive in seat pada Sienta juga jadi jawaban kebutuhan ruang ketika digunakan buat penyelamatan. Menurut Doni, bila memakai Sienta, ia mampu menghemat waktu penyelamatan di sesuatu titik.

“Itu baru bagasi dan baris ketiga. Baris kedua dapat dilipat juga bagi tidak mengurangi ruang. Sebagai mobil penyelamat, Sienta cocok sekali. Terlebih juga nyaman digunakan,” ucap Doni.

Doni berharap kegiatannya bersama rekan-rekan di Animal Defender Indonesia bisa meningkatkan kesadaran masyarakat bagi memperhatikan dan mencintai hewan. Selama ini, hewan peliharaan cuma jadi pelengkap kehidupan.

“Bahkan mereka mampu digantikan dengan gampang setelah sakit dan mati. Punya uang tinggal beli baru. Seharusnya tak seperti itu. Adopsi hewan telantar adalah yg terbaik buat si hewan dan juga manusia. Belajar tanggung jawab dan mencintai mahluk hidup lain, tak karena dapat beli dulu ditelantarkan,” ucap Doni.

Animal Defender Indonesia tak cuma berkegiatan di seputar Jabodetabek. Organisasi ini telah tersebar di semua Indonesia. Pada peristiwa bencana alam Sinabung lalu, mereka juga turun aktif menyelamatkan hewan ternak punya penduduk. (ADV)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

  • Toyota Sienta

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply