Suzuki Jepang Mengaku “Berat” Sokong Proton

By | November 26, 2016

Kuala Lumpur, Unilinkrc.info – Merek mobil nasional kebanggaan Malaysia, Proton, ketika ini sedang dalam keadaan kritis. Laba perusahaan selalu menurun, di tengah persaingan industri otomotif yg semakin mengetat.

Mengutip Nikkei, Jumat (25/11/2016), pada september lalu, Proton telah mengirimkan surat permohonan kerjasama dengan 14 merek mobil global, dan tiga merek telah dalam tahap komunikasi intensif. Salah sesuatu yg jadi kandidat kuat adalah Suzuki.

Pertimbangan ini, lantara keduanya telah menjalin perjanjian kerjasama bisnis yg ditandatangani pada Juni 2015. Namun, salah sesuatu eksekutif Suzuki mengatakan, kalau mengambil saham dari produsen mobil yang berasal Malaysia tersebut mulai “sulit”.

“Suzuki menetapkan bagi melakukan kemitraan tersebut karena Osamu Suzuki, Chairman Suzuki Motor Corporation, memiliki hubungan pribadi dengan pelopor Proton, Mahathir Mohamad. Tapi Mahathir telah mengundurkan diri sebagai ketua Proton pada akhir Maret, di tengah perseteruan dengan Perdana Menteri Najib Razak, dan hubungan antar perusahaan (Suzuki dan Proton) memperlihatkan tanda-tanda perubahan halus,” ujar sumber tersebut.

Baca juga : Di Ujung Tanduk, Proton Mulai “Jual Diri”

Kinji Saito, Executive General Manager Suzuki bagi pemasaran mobil global, menolak berkomentar saat ditanya apakah Suzuki ingin berinvestasi di Proton. Dari pangsa pasar 52 persen di tahun 2001, Proton ketika ini harus rela kehilangan peminat, dengan cuma mendapat jatah 10 persen dari pasar mobil Malaysia.

Beberapa pengamat yang lain melihat perusahaan China Geely Holding Group, sebagai calon kuat lain. Namun pihak Geely mengkonfirmasi, negosiasi kemitraan teknologi dengan Proton memang pernah berjalan, tetapi tak pernah juga mencapai kesepakatan. Jadi kabar kerjasama modal dengan Proton cuma rumor.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply