Tantangan Buat Produsen Oli Lokal

By | October 7, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Banyak beredarnya oli impor dan oplosan di dalam negeri, membuat pada pengusaha lokal gerah. Mereka bahkan memohon proteksi dari pemerintah, pasalnya telah banyak juga yg harus gulung tikar.

Namun di yang lain pihak, Paul Toar, Presiden Direktur Top 1 Indonesia menyampaikan hal yg berbeda. Dirinya menganggap, telah bukan lagi zamannya meminta perlindungan pemerintah mulai gempuran produk impor.

Baca juga : Pelumas di Indonesia Wajib SNI

“Saya kira paradigma buat melindungi pelumas dalam negeri itu salah. Seperti aku katakan, telah bukan zamannya minta  perlindungan, zamannya adalah menigkatkan daya saing,” ujar Paul yg juga sebagai Ketua Umum Perhimpunan Distributor, Importir dan Produsen Pelumas Indonesia (PERDIPPI) menjawab Unilinkrc.info, Rabu (5/10/2016).

Paul melanjutkan, dengan daya saing yg meningkat, maka pasar dunia dapat menjadi pasar produk dalam negeri Indonesia juga. Paul mengakui kalau paradigma ini telah tertanam telah sejak lama dan selama puluhan tahun.

Baca juga : Pertamina Dukung Penuh SNI Wajib Pelumas

“Di Indonesia ini selama puluhan tahun selama zaman Presiden Suharto dan sesudah itu juga, mereka fokusnya bagaimana mengganti barang impor dengan barang lokal (import subtitution). Namun, paradigman itu seharusnya berubah, bukan lagi import subtitution tetapi bagaimana meningkatkan daya saing, supaya kami mampu ekspor. Bukan malah mencegah impor,” ujar Paul.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply