”Tarian” Lincah Yamaha R15 Di Aspal Sentul

By | February 1, 2017

Jakarta, Unilinkrc.info – Hampir tak ada yg tersisa dari R15 lawas pada versi terbaru. Yamaha merombaknya total, termasuk paket suspensi, rangka, dan ukuran-ukuran detail buat menghadirkan kenyamanan, terutama ketika melaju kencang, menikung, serta melewati jalan bumpy.

Saat digeber pada trek Sirkuit Sentul, belum lama ini, kelincahan dan kestabilan Yamaha All New R15 dapat diacungi jempol. Unilinkrc.info merasakan Sepeda Motor Sport fairing 155 cc ini ringan ketika melaju. Rasanya mudah dibelokkan ketika dipakai ”miring-miring” di tikungan.

Yamaha R15 Terbaru ?Anti-Pegal?

Bekal awal yg mendukung performa itu adalah suspensi depan upside down yg telah dikenal memberikan kestabilan lebih baik. Lalu, rangka deltabox ternyata juga sedikit direvisi, begitu juga lengan ayun dengan ketinggian berbeda. Paket ini memberikan kesan lebih rigid ketika melaju.

Seperti yg diucapkan Yu Kitamura, Project Leader All New R15 ST. Development Division Yamaha Motor Company Ltd, distribusi bobot motor dibuat makin baik, imbang antara depan dan belakang atau biasa disebut 50:50.

Otomania/Setyo Adi All New R15 diperkenalkan di Indonesia

Peredaman dan pantulan suspensi memang sedikit lebih keras, namun tetap ada rasa empuk di bagian belakang buat mengimbangi kenyamanan. Unilinkrc.info coba lebih kencan di tikungan, meskipun tidak sampai knee down, paket suspensi ini bikin motor tetap anteng.

Kemudahan dikontrol inilah yg dulu digabungkan dengan fitur slipper clucth, membuat performa keluar tikungan begitu menonjol. Tenaga terbuang jadi sangat minim, dan inilah yg menjadi salah sesuatu kelebihan penting R15 dibandingkan kompetitor.

Mengejar ?Top Speed? Yamaha All New R15

Menariknya, Yamaha membuat ban R15 makin lebar. Ukuran bagian belakang 140/70, sedangkan depan 100/80. Saat area kontak karet ban dan aspal lebih banyak, otomatis motor jadi makin stabil saat melibas tikungan.

”Kami tidak hanya mengembangkan mesin agar lebih kencang, tapi juga desain dan kenyamanan. Semua digabung dan menjadi prioritas, tak ada faktor yg menonjol,” kata Kitamura San.

Sumber: http://otomotif.kompas.com