Toyota Bakal Punya Mesin Dan Transmisi Baru 10-Percepatan

By | December 7, 2016

Nagoya, Unilinkrc.info – Melalui konsep Toyota New Global Architecture (TNGA), merek top yang berasal Jepang ini akan kembangkan mesin baru, transmisi, dan merevolusi sistem hibrida lawasnya. Toyota mulai mengaplikasikan mesin baru ini dimulai pada 2017, untukm model-model mobilnya.

Mesin yg dikembangkan Toyota ini diklaim ringan dan compact, serta memiliki pusat gravitasi yg rendah. Lebih dari itu, mesin tersebut 20 persen bakal hemat bahan bakar dan 10 persen mengalami peningkatan performa dari yg ada ketika ini.

Dalam siaran resminya, Selasa (6/12/2016), konsumen Toyota nantinya mulai disajikan mesin bensin terbaru 2.5L Direct injection, Inline 4-silinder, memiliki teknologi pembakaran berkecepatan tinggi dan variable control system. Mesin ini dapat mencapai efisiensi termal yg lebih besar, sehingga menghasilkan output yg tinggi, karena kerugian energi mampu direduksi. Line up mesin 2.5L ini dianggap memiliki efisiensi termal terbaik di dunia.

Toyota Mesin bensin baru Toyota, Inline 4 silinder 2.5L Direct Injection.

Kemudian, Toyota telah memiliki amunisi lain, merupakan transmisi otomatis terbaru dengan 8-percepatan dan 10-percepatan (Direct Shift-8AT & Direct Shift-10AT). Keduanya, memilki kelebihan bagi meminimalkan kehilangan energi dan meningkatkan efisiensi transmisi.

Permukaan gigi-gigi diproses dengan memakai teknik baru, buat menghasilkan koefisien gesekan lebih rendah. Ini juga diklaim memiliki efisiensi transmisi terbaik.

Untuk model mobil hibrida, Toyota bakal menyematkan mesin baru di Prius generasi keempat, dengan teknologi size-reducing, weight-reducing and loss-reducing, pada mesin Toyota Hybrid System II (THS-II) yg telah mengalami perbaikan dari macam sebelumnya.

THS II bagi mesin 2.5-liter ini, unggul dalam kekuatan dan efisiensi bahan bakar, karena efek sinergis dari ketiga teknologi tersebut.

Dalam lima tahun ke depan, sampai 2021, Toyota berencana bagi memperkenalkan 17 versi dari sembilan mesin, termasuk mesin 2.5 liter yg telah diumumkan, 10 versi dari empat macam transmisi, termasuk  transmisi otomatis multi-geared dan macam baru continuously variable transmission (CVT), serta 10 versi dari enam sistem hibrida.

“Untuk mengurangi emisi karbon dioksida, pengembangan lebih lanjut mulai diperlukan. Mesin bensin, termasuk di kendaraan hibrida, mulai digunakan akan digunakan bagi ketika ini,” ujar Toshiyuki Mizushima, Senior Managing Officer Toyota ketika diwawancarai Nikkei, Selasa (6/12/2016). 

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply