Toyota Produksi Mesin Baru Di Polandia

By | October 23, 2016

Warszawa, Unilinkrc.info – Toyota Motor Eropa mengumumkan telah bersiap memproduksi transaxle hibrida di Toyota Motor Manufacturing Polandia (TMMP) di Walbrzych pada 2018. Lalu mereka juga mulai tidak mengurangi produksi beberapa mesin bensin baru, 1.5L pada tahun 2017 dan 2.0L tahun 2019, di Toyota Motor Industries Polandia (TMIP) di Jelcz-Laskowice.

Proyek  baru ini membuat Toyota harus menggelontorkan dana sekitar 150 juta euro atau Rp 2,13 triliun. Jika dihitung sejak awal operasi di 2002 silam, investasi Toyota di Polandia telah mencapai 950 juta euro dan Rp 13,49 triliun.

“Kami sangat senang dapat memproduksi tambahan mesin dan transaxle hibrida di jantung eropa, TMMIP dan TMMP Polandia, di mana kedua pabrik ini telah mengembangkan kualitas dan daya saing. Toyota terus berupaya meningkatkan konten lokal dan beradaptasi dengan tren pasar,” ujar Johan Van Zyl, President and CEO Toyota Motor Europe, mengutip Automotive World, Minggu (23/10/2016).

Transaxle hibrida yg mulai diproduksi di TMMP mulai dipasang pada mesin 1.8L ZR. Mesin hibrida ini menjadi pelengkap model Toyota Auris dan Auris Touring Sports Hybrid, yg dijual di Eropa, dan juga crossover baru Toyota C-HR, saat akan produksi pada akhir tahun ini. Transaxle hibrida bagi Auris ketika ini diproduksi di Toyota Motor Corporation (TMC) Jepang dan diimpor ke Eropa.

Model hibrida adalah ciiri khas dari Toyota di Eropa. Ke depan, Toyota Motor Eropa mengharapkan penjualan hibrida di Eropa meningkat dari 31 persen menjadi 50 persen, dari total penjualan di tahun 2020.

“Kami berkomitmen buat lebih memperkuat kehadiran kalian di Polandia. Menambahkan produksi hibrida membuat operasi mulai selalu berjalan menuju masa depan, demi kepentingan kita dan masyarakat setempat,” kata Eiji Takeichi, Presiden TMMP.

Sementara itu, TMIP yg ketika ini memproduksi 1.4L dan 2.2L mesin diesel, mulai tidak mengurangi beberapa mesin bensin bagi produksinya. Perakitan mesin bensin 1.5L mulai akan pada bulan Februari tahun 2017 bagi model Toyota Yaris, dan mesin bensin 2.0L mulai ditambahkan pada akhir 2019.

“Kami melihat ke depannya pasar eropa mulai bergerak menuju mobil bermesin bensin, hibrida dan listrik. Oleh karena itu utama buat kita buat mendiversifikasi hasil produksi kami, salah satunya dengan penambahan mesin bensin, sebagai pengaman di masa depan,” ujar  kata Kazunori Masuoka, Presiden TMIP.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply