Toyota Sambung Koneksi Industri Dan Edukasi

By | August 28, 2016

Jakarta, Otomania – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) membangun sarana pendidikan formal bernama Toyota Indonesia Academy (TIA). Harapannya, TIA menjadi jembatan penghubung antara dunia pendidika dan industri yg selama ini tak berkomunikasi dengan baik.

Abdul Hakim Halim, Koordinator Kopertis Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah IV Jawa Barat mengungkapkan selama ini antara dunia pendidikan dan industri terjadi perbedaan persepsi. Industri membutuhkan tenaga sumber daya manusia (SDM) yg bersiap pakai dengan kemajuan teknologi yg digunakan sedangkan pendidikan kesulitan mengejar teknologi dan perkembangan industri yg selalu berubah.

“Jadi bilangnya dari pihak industri, tenaga SDM dari pendidikan tak bersiap pakai, sementara orang pendidikan kesulitan buat mendapatkan kesempatan magang di industri padahal pengenalan teknologi terkini penting. Masalahnya di komunikasi,” ucap Abdul Hakim ketika pembukaan acara wisuda TIA angkatan pertama di Karawang, Kamis (25/8/2016).

Masalah komunikasi ini akhirnya dipecahkan dengan dua perusahaan membuka pendidikan formal di lingkungan mereka sendiri. Sebut saja Toyota, GT Radial, Telkom, dan dua perusahaan serupa. Mereka menghadirkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan mereka dengan pendidikan praktik (vokasi) segera di pabrik.

Bob Azam, Direktur Administrasi PT TMMIN, mengungkapkan ke depannya antara dunia industri, usaha, pendidikan dan pemerintah mulai berkomunikasi lebih baik. Dalam hal ini melalui komitmen pendidikan vokasi yg dibuat tak cuma dipusat namun juga di daerah.

Masalahnya pendidikan vokasi itu cukup mahal karena ada praktek yg harus dilakukan. Praktek tersebut membutuhkan peralatan terbaru dan disini antara institusi pendidikan dan industri bekerja sama.

“Harapannya mulai ada transfer teknologi yg konkrit. Ini juga demi kemajuan pendidikan dan industri yg selalu berkesinambungan. Selama ini seandainya ada orang baru di lini produksi dia cuma belajar dari seniornya. Kalau belajarnya dari ilmu yg salah, ya salah selalu nantinya,” ucap Bob.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply