Toyota Tambah Insentif Untuk Merangsang Inovasi

By | February 24, 2017

Tokyo, Unilinkrc.info – Toyota Motor Corporation dan perusahaan Jepang lainnya akan menaikkan insentif keuangan, khususnya buat karyawan yg memiliki inovasi dan kreasi yg dapat dipatenkan, seperti dilaporkan Nikkei, Rabu (22/2/2017).

April 2017, Toyota memudahkan standar buat inventor yg bakal menerima kompensasi, buat hasil penemuan mereka. Saat ini Toyota mengeluarkan hingga 1,8 juta yen atau Rp 212,5 juta, bagi setiap inovasi, di mana telah diterapkan pada setidaknya 800.000 kendaraan yg dijual.

Lebih dari itu, kali ini batasan kompensasi mulai dinaikkan menjadi 2,1 juta yen atau Rp 253,8 juta. Perusahaan juga memiliki rencana buat memberikan penemu maksimal 300.000 yen atau Rp 35,4 juta, bagi biaya pinjaman riset. Toyota telah mencapai kesepakatan prinsip dengan tenaga kerja.

Produsen mobil seperti Toyota, sedang berjuang buat menemukan teknisi berpengalaman dalam artificial intelligence (AI) dan satu yg ada hubungannya dengan internet, di tengah berkembangnya teknologi otonomos (self-driving). Sistem reward baru ini nampaknya bakal merangsang nafsu staf muda buat berinovasi.

Pengajuan aplikasi paten AI naik 26 persen di Amerika Serikat, dan 190 persen di China buat periode 2010-2014 dibandingkan dengan 2005-2009. Sementara di Jepang cuma 3 persen selama jangka waktu tersebut, di mana ini memicu kekhawatiran, kalau Jepang kemungkinan dapat tertinggal dalam kemajuan teknologi tinggi.

Selama fiskal 2015, Toyota menjadi perusahaan paling banyak mendaftarkan paten di Jepang. Selain Toyota, perusahaan yang lain yg ikut menaikkan insentif buat pegawainya yg menyumbang inovasi dan paten, merupakan Mitsubishi electric dan Ajinomoto. 

Sumber: http://otomotif.kompas.com