Wacana Baru, Pajak Mobil Mengacu Pada Kadar Emisi

By | September 1, 2016

Jakarta, Unilinkrc.info – Pemerintah sedang mengkaji cara yang lain untuk mengontrol kadar emisi kendaraan di dalam negeri. Setelah Low Cost Green Car (LCGC), langsung Low Carbon Emission (LCE), wacana yg kini terdengar tentang “CO2 tax”.

Artinya, peraturan itu menentukan besar beban pajak berdasarkan kandungan karbon yg dikeluarkan knalpot kendaraan. Karbon terus ada pada mesin pembakaran dalam berbahan bakar hydrocarbon. Setelah proses pembakaran biasanya dilepaskan dalam wujud karbon dioksida (CO2).

Menurut Yan Sibarang Tandiele, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, wacana ini sedang beredar di Kementerian Keuangan.

“LCE ini kalian harapkan dapat dilaksanakan dulu, karena kalau CO2 tax berlaku sekarang pasti berpengaruh ke industri dalam negeri yg masih Euro II,” kata Yan, Rabu (31/8/2016).

Saat LCE berlaku diharapkan kondisinya Indonesia telah meningkatkan batas emisi kendaraan menjadi Euro IV. LCE dianggap Yan sebagai pijakan sebelum CO2 tax.

“Jadi semakin besar emisi kendaraan, maka pajaknya pasti besar. Sehingga kalian mengusulkan LCE ini transisi menjuju ke sana. Perusahaan mulai menyesuaikan. mengembangkan teknologi ramah lingkungan,” ujar Yan.

Belum diketahui sejauh mana perubahan wacana CO2 tax menjadi peraturan resmi. Yan juga tak menyebutkan detail kapan aturan itu dijadwalkan terbit.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply